Cyberpunk 2077 Bermasalah, Pengembangnya Digugat Investor

Cyberpunk 2077 Bermasalah, Pengembangnya Digugat Investor

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 26 Des 2020 11:13 WIB
Keanu Reeves di Cyberpunk 2077
Cyberpunk 2077 Bermasalah, Pengembangnya Digugat Investor Foto: CD Projekt
Jakarta -

Banyak pemain yang mengeluhkan game Cyberpunk 2077 karena banyak masalah. Kini giliran investor yang menyampaikan kekecewaan mereka.

Seorang investor CD Projekt Red, studio pengembang di balik Cyberpunk 2077, menggugat perusahaan tersebut dan petingginya dalam gugatan class action yang didaftarkan di pengadilan federal di Los Angeles.

Gugatan ini didaftarkan oleh firma hukum Rosen Law Firm mewakili investor yang membeli sekuritas antara periode 16 Januari sampai 17 Desember.

Dalam gugatannya, investor bernama Andrew Trampe menuduh CD Projekt Red membesar-besarkan hype Cyberpunk 2077 dan nilai sahamnya selama berbulan-bulan dengan pernyataan yang dianggap terlalu positif.

Salah satunya pernyataan yang dibuat petinggi CD Projekt Red pada bulan Januari lalu yang mengatakan Cyberpunk 2077 sudah 'komplet dan bisa dimainkan'. Trampe mengatakan pernyataan tersebut menyesatkan dan membuat dirinya serta investor lainnya merugi.

"Pernyataan tergugat tentang bisnis, operasi, dan prospeknya, secara material salah dan menyesatkan dan/atau tidak memiliki dasar yang wajar di semua waktu yang relevan," tulis gugatan tersebut seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (26/12/2020).

Sepertinya ini bukan satu-satunya masalah hukum yang menanti CD Projekt Red. Investor di Polandia, negara asal CD Projekt Red, juga berencana melayangkan gugatan class action.

Cyberpunk 2077 merupakan game yang paling ditunggu-tunggu di tahun 2020. Tapi begitu diluncurkan pada 10 Desember, banyak pemain yang mengeluhkan bug dan glitch yang muncul, terutama di konsol generasi lama seperti PlayStation 4 dan Xbox One.

Karena masalah tersebut, CD Projekt Red meminta maaf diikuti dengan Sony dan Microsoft yang menawarkan refund untuk pemain yang membeli lewat toko online mereka. Bahkan Sony sampai menarik Cyberpunk 2077 dari PlayStation Store.

Masalah performa ini tidak hanya mendapatkan reaksi negatif dari pemain. Saham CD Projekt Red turun sekitar 38% dari awal Desember, sebelum mereka meluncurkan Cyberpunk 2077.

Meski bermasalah, game RPG ini tetap laris manis. CD Projekt Red mengatakan mereka telah menjual 13 juta kopi Cyberpunk 2077 hingga 20 Desember, termasuk delapan juta kopi yang dibeli lewat pre-order.



Simak Video "Elon Musk dengan Kontroversi Bitcoin-Dogecoin di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)