Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Prioritas APJII, Cegah Anggota 'Kabur'

Prioritas APJII, Cegah Anggota 'Kabur'


- detikInet

Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) disebut punya tantangan berat. Bahkan, anggota APJII pun nyaris 'meninggalkan' asosiasi tersebut. Bagaimana menghadapinya?APJII, induk organisasi dari Internet Service Provider (ISP) di Indonesia, telah sukses menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Rabu pekan lalu (25/01/2006). Munaslub tersebut mengangkat kepengurusan baru dengan Ketua Umum Sylvia Sumarlin, menggantikan kepengurusan yang dipimpin Teddy Purwadi.Harapan pun membuncah ke pundak APJII. Mulai dari penyelesaian 'seteru' domain .id, Indonesia Internet Exchange (IIX), hingga berbagai tantangan bisnis lainnya. Sylvia pun menyerukan rekonsiliasi sebagai salah satu pekerjaan rumah (PR) APJII. Heru Nugroho, Anggota Dewan Pengawas APJII, mengakui beratnya tantangan yang dihadapi APJII 'baru' ini. Organisasi tersebut, ujarnya, perlu banyak melakukan pembenahan. "Pengertian rekonsiliasi itu amat sangat luas. APJII saat ini nyaris 'ditinggal' anggota-nya, itulah esensi PR yang sesungguhnya. Itu yang harus diantisipasi," ujar Heru Nugroho, Anggota Dewan Pengawas APJII, kepada detikINET, Rabu (01/02/2006). Oleh karena itu, ujar Heru, APJII perlu mengutamakan program-program yang mendukung kepentingan anggotanya. "Urusan domain dan IIX adalah cuman salah dua-nya. Prioritas selanjutnya, membuat program-program yang langsung berdampak pada pengembangan pasar," Heru menjelaskan. Ia mencontohkan, APJII bisa melakukan dukungan pada program yang sedang dikembangkan Departemen Pendidikan Nasional (Diknas). Menurutnya saat ini Diknas sedang mengembangkan infrastruktur internet di komunitas pendidikan. Hal lain yang juga perlu jadi perhatian pengurus saat ini adalah koordinasi dengan koordinator wilayah. "Hal itu sempat agak terabaikan setahun ini, itu harus dijalin kembali," Heru melanjutkan. (wsh) (wsh/)




Hide Ads
LIVE