Bos Ubuntu akan Investasi IGOS US$ 10 Juta
- detikInet
Jakarta -
Mark Shuttleworth, Founder sekaligus Chairman distro sistim operasi Linux debian, Ubuntu, akan sowan ke Indonesia akhir Januari 2006. Kedatangannya diharap bisa membawa angin segar pada perkembangan teknologi informasi (TI) di negara tercinta ini, termasuk gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS) yang bisa dibilang angin-anginan.Menurut moderator milis official Ubuntu untuk Indonesia, ubuntu-id, Frans Thamura, Mark di sela-sela kunjungannya ke Indonesia selama dua hari, akan sowan ke kantor Kementrian Ristek pada 1 Februari 2006. Sebanyak US$ 10 Juta akan diinvestasikan demi memajukan gerakan Indonesia Goes Open Source (IGOS)."(Mark) akan promosi Ubuntu, Linux gratis. Ada US$ 10 juta cash untuk Ristek, IGOS," kata Frans kepada detikINET melalui instant messaging, Jumat (20/11/2006). Menurut Frans, Mark ingin melihat seberapa besar dukungan Indonesia terhadap gerakan Open Source. "Dan dia juga ingin tahu lebih lanjut mengenai edukasi Open Source, sebagaimana telah dia lakukan di Afrika Selatan dengan program go Open Source. Serta hendak membuat hubungan dengan pemerintah (IGOS) dan juga dengan vendor, integrator untuk penetrasi Open Source," lanjutnya.Menurut pria yang sehari-harinya aktif sebagai pengguna Java, investasi ke Open Source sedang populer di seluruh dunia. CEO PT Intercitra itu mengatakan sudah sebanyak US$ 100 juta dollar telah diinvestasikan Mark ke project Open Source di luar negeri.
(rou/)