Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Jangan Maksa Menerjemahkan TI ke Bahasa Indonesia'

'Jangan Maksa Menerjemahkan TI ke Bahasa Indonesia'


- detikInet

Jakarta - Istilah-istilah teknologi informasi (TI) akan terdengar janggal jika diterjemahkan mentah-mentah ke dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penerjemahannya jangan dipaksakan.Menurut Anda, apa terjemahan yang cocok untuk istilah-istilah TI seperti offline, drive, wizard, form dan recycle bin? Anda mungkin punya terjemahan beragam untuk istilah-istilah tersebut. Tapi yang jelas, padanan dalam bahasa Indonesia baku sudah pernah digarap Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Dan hasil terjemahannya dikemas dalam Language Interface Pack (LIP) yang disediakan Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika tidak sempat 'menelusuri' bagian dalam LIP bahasa Indonesia itu, berikut sedikit bocoran untuk padanan kata tersebut. 'Luring' adalah terjemahan untuk offline, drive diterjemahkan jadi 'kandar', wizard jadi 'wisaya' dan form jadi 'borang', sementara recycle bin jadi 'tampungan daur ulang'. Istilah yang terdengar asing itu adalah bahasa Indonesia baku, bahasa kita yang tidak pernah muncul dalam percakapan sehari-hari. Dan berkat Microsoft, istilah itu muncul di komputer. Pratyaksa Dipto, salah seorang pembaca detikinet menilai penterjemahan tersebut terlalu naif. "Menurut saya itu adalah proses pembodohan daripada pemudahan," ujarnya. "Selain membingungkan lokaliasasi istilah komputer tersebut, juga bertentangan dengan semangat globaliasai."Menurutnya dengan kemudahan internet, terminologi di bidang TI semakin umum digunakan di mana pun kita berada. "Justru dengan menggunakan istilah yang sama kita semakin mendekatkan jarak dengan masyarakat internasional, bukan menjadi katak dalam tempurung," paparnya.Hal yang sama juga disampaikan pakar telematika, Onno W. Purbo. "Untuk istilah TI tidak perlu dipaksa harus dicarikan istilah bahasa Indonesia-nya. Hal itu sudah jadi salah satu kesepakatan yang juga diterima oleh pak Anton Moelyono (pakar bahasa-red)," kata Onno. "Jadi kita cukup mengadopsi istilah-istilah TI bahasa Inggris menjadi bahasa Indonesia," imbuhnya.Misalnya, kata Onno, server jadi server, client jadi klien, protocol jadi protokol, memory jadi memori, dan lain sebagainya. "Jadi mouse silahkan diterjemahkan jadi mouse, file jadi file," paparnya.Onno juga adalah anggota tim penterjemah istilah-istilah TI, yang sepakat untuk mengadopsi istilah bahasa Inggris jadi bahasa Indonesia. (nks/)







Hide Ads