Bank di Amerika Minta Karyawannya Hapus TikTok, Kenapa?

Bank di Amerika Minta Karyawannya Hapus TikTok, Kenapa?

Josina - detikInet
Minggu, 12 Jul 2020 09:30 WIB
Tyumen, Russia - January 21, 2020: TikTok and Facebook application  on screen Apple iPhone XR
Bank di AS Minta Karyawannya Hapus TikTok. (Foto: iStock)
Jakarta -

Salah satu bank di Amerika Serikat Wells Fargo & Co. meminta para karyawannya untuk menghapus TikTok dari smartphone mereka karena adanya kekhawatiran tentang keamanan aplikasi tersebut.

"Kami telah mengidentifikasi sejumlah kecil karyawan Wells Fargo dengan perangkat milik perusahaan yang telah menginstal aplikasi TikTok pada perangkat mereka," kata juru bicara bank Wells Fargo yang dilansir detikINET dari Bloomberg.

"Karena kekhawatiran tentang kontrol dan praktik privasi dan keamanan TikTok dan karena perangkat milik perusahaan hanya boleh digunakan untuk bisnis perusahaan, kami telah mengarahkan karyawan tersebut untuk menghapus aplikasi dari perangkat mereka." sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo telah menyatakan kecurigaannya tentang keamanan TikTok yang dimiliki oleh perusahaan teknologi asal China ByteDance.

Ia juga mengatakan agar orang-orang Amerika tidak mengunduh aplikasi TikTok kecuali jika mereka memang ingin data informasinya jatuh ke tangan pemerintahan China.

Atas tuduhan tersebut, TikTok telah berulang kali membantah bahwa aplikasi buatannya tersebut merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS.

"Keamanan pengguna adalah yang paling penting bagi TikTok , kami berkomitmen penuh untuk menghormati privasi pengguna kami," tulis juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, Amazon dikabarkan juga meminta para karyawannya untuk menghapus TikTok dari perangkat seluler mereka yang digunakan untuk mengakses email perusahaan. Namun raksasa e-commerce tersebut kemudian menyebut permintaan itu tidak lagi berlaku.



Simak Video "Amerika Serikat Pertimbangkan untuk Blokir TikTok"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)