Facebook Seret Perusahaan Penjual Likes Instagram ke Pengadilan

Facebook Seret Perusahaan Penjual Likes Instagram ke Pengadilan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 21 Jun 2020 22:13 WIB
Ilustrasi Facebook Instagram
Facebook Seret Perusahaan Penjual Likes Instagram ke Pengadilan Foto: Getty Images
Jakarta -

Jual beli likes dan followers Instagram mungkin sudah biasa. Tapi praktek ini tidak disukai oleh Facebook yang merupakan perusahaan induk Instagram.

Bahkan Facebook sampai menyeret pihak yang mencari untung lewat jual beli likes Instagram ke pengadilan. Dikutip detikINET dari ZDNet, Minggu (21/6/2020) Facebook menuntut perusahaan MGP25 Cyberint Services karena menjalankan situs jual beli likes dan komentar Instagram.

Dalam postingan blog, Facebook beralasan layanan yang ditawarkan perusahaan asal Madrid, Spanyol tersebut melanggar aturan Facebook soal engagement palsu di platform-nya.

"Layanan terdakwa dirancang untuk menghindari batasan Instagram terhadap engagement palsu dengan meniru aplikasi Instagram resmi yang terhubung dengan sistem kami," kata Director of Platform Enforcement and Litigation Facebook Jessica Romero.

"Terdakwa melakukan ini untuk mencari keuntungan, dan terus melakukannya bahkan setelah kami mengirim surat Cease and Desist dan menonaktifkan akun mereka," sambungnya.

Selain itu, Facebook juga melayangkan gugatan lainnya di pengadilan San Fransisco, Amerika Serikat untuk Mohammad Zaghar, pemilik situs Massroot8.com.

Situs tersebut mengklaim mereka menawarkan layanan untuk mengatur beberapa akun Facebook dalam satu waktu. Tapi Facebook menuduh layanan Zaghar juga mencuri password pengguna saat membuat akun baru.

Perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini mengatakan Zaghar kemudian menggunakan password tersebut untuk mengakses akun pengguna secara diam-diam dan mengeruk data dari akun teman mereka.

Dari dokumen pengadilan, Facebook mengatakan perusahaan Zaghar mengakses lebih dari 5.500 akun Facebook. Romero mengatakan walau telah mengirimkan surat Cease and Desist kepada Zaghar dan membekukan akun Facebook-nya, situs Massroot8 masih terus beroperasi.

Zaghar rupanya telah lama berkutat di bisnis ini. Sebelumnya ia juga menjalankan situs yang menjual likes dan followers Facebook.



Simak Video "Pandemi Corona, Facebook Gaming Dirilis Lebih Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)