Kominfo Pastikan Bandwith Cukup untuk Kerja dan Belajar di Rumah

Kominfo Pastikan Bandwith Cukup untuk Kerja dan Belajar di Rumah

Tim detikcom - detikInet
Senin, 16 Mar 2020 16:19 WIB
Menkominfo Johnny G Plate
Menkominfo pastikan operator siap bandwith untuk warga kerja dari rumah (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kominfo menggandeng operator telekomunikasi dan platform digital untuk memastikan warga bisa bekerja dan belajar dari rumah. Social distancing diperlukan untuk menekan wabah virus corona.

Hal ini disampaikan Menkominfo Johnny G Plate usai rapat dengan penyelenggara telekomunikasi dan platform digital di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (16/3/2020). Johnny mengatakan mereka mendukung penuh arahan Presiden Jokowi supaya masyarakat bisa bekerja, belajar dan beribadah dari rumah.

"Yang disebut dengan social distancing. Kami secara bersama mendukung kebijakan presiden mengatasi pandemi COVID-19 antara lain dengan penyediaan bandwith dan kualitas layanan yang baik, menangkal hoax dan insentif lainnya," kata Johnny.

Hadir dalam konferensi pers mendamping Menteri Kominfo adalah Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Ardiansyah, Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro, Dirut SmartFren Merza Fachys, dan Sekjen ATSI Marwan O Bassir.

Menurut Johnny, bukan hal baru bagi perusahaan telekomunikasi untuk menyediakan bandwith tambahan. Saat Lebaran atau event internasional dan kejadian bencara hal itu juga lumrah dilakukan.


"Sekarang terkait pandemi, kita sedang menghitung betul berapa lama dampak ini. Oleh karena itu, para penyelenggara telekomunikasi sudah tahu kapasitas masing-masing, wilayah dimana saja, maximum use bagaimana. Nanti teknis sama mereka yang bersangkutan," kata Johnny.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Telkomsel Setyanto Hantoro mewakili para operator mengatakan mereka punya kapasitas dan menyiapkan jaringan mereka untuk mendukung warga yang diam di rumah.

"Kami punya spare kapasitas untuk Lebaran, bencana dan hal seperti ini. Kami pastikan network siap untuk belajar, bekerja dan beribadah dari rumah.

Setyanto mencontohkan Telkomsel menggandeng sejumlah aplikasi pendidikan online dan 100 universitas yang punya situs pembelajaran jarak jauh. Telkomsel memberikan kuota khusus.


"Kami berikan 30GB free untuk 30 hari ke depan. Kami jamin networknya kita siapkan untuk lonjakan trafik. Kami sudah hitung jalau ada lonjakan jadi berapa," ujarnya.

Dirut Telkom Indonesia Ririek Adriansyah di sisi lain juga mengingatkan agar para penyelenggara pendidikan juga menyiapkan diri untuk menghadapi lonjakan trafik kunjungan dari para siswa.

"Kalau port dari sisi konten terbatas, mau seberapa besar pipa operator pun nanti akan terpengaruhi. Sekolah dan lain-lain perlu memastikan port yang diakses para siswa juga mencukupi," kata Ririek.



Simak Video "Menkominfo Johnny Plate Bicara 5G dan Pemblokiran Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)