Senin, 02 Des 2019 12:02 WIB

Sudah Setahun Putrinya Ditahan, Ini Kata Pendiri Huawei

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ren Zhengfei. Foto: Reuters Ren Zhengfei. Foto: Reuters
Shenzhen - Sudah setahun berlalu Chief Financial Officer Huawei, Meng Wanzhou, ditahan di Kanada atas permintaan Amerika Serikat. Pendiri Huawei yang juga sang ayah, Ren Zhengfei, menyatakan putrinya harus bangga atas kondisi tersebut.

Meng seolah menjadi wajah dalam perang dagang Amerika Serikat dengan China. "Dia harus bangga berada dalam situasi ini. Dalam pertarungan dua negara, dia menjadi sosok yang dijadikan pusat tawar menawar," begitu katanya.

Dikutip detikINET dari CNN, Meng saat ini berstatus tahanan rumah sambil menjalani proses pengadilan dengan kemungkinan diekstradisi ke Amerika Serikat. Ia menghadapi berbagai dakwaan termasuk penipuan bank, pencurian rahasia perdagangan dan melanggar sanksi AS lantaran mengizinkan Huawei berbisnis dengan Iran.


Setelah menangkap Meng, AS juga mengenakan sanksi pada Huawei. Yaitu mereka tak diperbolehkan membeli komponen dan teknologi AS tanpa izin khusus. Akibatnya, smartphone Huawei misalnya, tak bisa memakai aplikasi buatan Google.

"Pengalaman yang keras dan penderitaan bagus untuk Meng dan pertumbuhannya. Di belakang perang dagang, dia seperti semut kecil yang tertangkap di antara tabrakan antara dua kekuatan raksasa," sebut Ren.

Pria berusia 75 tahun itu juga mengaku hubungannya malah makin dekat dengan Meng akibat peristiwa ini. Sebelumnya, mereka jarang berkomunikasi.

"Di masa silam, Meng mungkin tidak meneleponku selama setahu. Dia takkan bertanya kabarku, bahkan tak mengirim pesan. Saat ini, hubungan kami jauh lebih dekat," cetusnya.



Simak Video "Huawei Fokus Ciptakan Earphone Tanpa Kabel"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)