Sebelum Membunuh, Riset Dulu di Google
- detikInet
Jakarta -
Google bisa dipakai untuk mencari beragam informasi, mulai cara memandikan kucing hingga membunuh orang. Seorang terdakwa pembunuhan pun dicurigai memanfaatkan Google sebelum membunuh. Tersebutlah Robert Petrick, seorang spesialis Macintosh yang menjadi tersangka kasus pembunuhan istrinya. Bukti-bukti yang diajukan dalam persidangan menyebut dirinya melakukan pencarian Google dengan kata kunci "neck snap break" (leher putus patah-red) dan "hold" (bisa berarti pegangan, cekikan, atau cengkraman-red). Lebih lanjut, seperti dikutip detikinet dari TheRegister, Petrick diduga telah mengunjungi situs 'bloodfest666' dan mengambil dokumen "22 ways to kill a man with your bare hand" (22 cara membunuh orang dengan tangan kosong-red). Bukti forensik digital yang didapatkan dari sepuluh hardisk milik Petrick juga mengungkapkan bahwa pria itu mencari informasi soal kedalaman dan topografi sebuah danau. Danau tersebut adalah tempat mayat istrinya ditemukan. Menurut InformationWeek, pencarian itu dilakukan empat hari sebelum Petrick melaporkan sang istri sebagai orang hilang. Kehilangan itu dilaporkan 22 Januari 2003.Dalam persidangan, Petrick menjadi pembela bagi dirinya sendiri. Ia pun pernah melakukan pemeriksaan silang terhadap bukti forensik digital yang diajukan jaksa penuntut. Mark Edwards, pengacara yang bertugas mendampingi Petrick, mengakui adanya banyak informasi dalam hardisk Petrick. Termasuk e-mail ke wanita yang konon adalah selingkuhan Petrick dan e-mail terakhir sang istri.Jaksa penuntut berniat mengajukan lebih banyak lagi bukti forensik digital yang bisa memberatkan Petrick. Bukti mengenai pencarian Google itu sendiri baru diketahui beberapa pekan belakangan.
(wsh/)