Penjiplak Situs Metro Bisa Jadi Penipu
- detikInet
Jakarta -
Terjadinya kasus penjiplakan situs Metro Departement Store jelas merupakan pelanggaran hak cipta. Namun, menilik konten situs jiplakan itu, dikhawatirkan ada aksi penyesatan atau penipuan. Tampilan situs AeonMark.com dan MetroIndonesia.com boleh dibilang serupa tapi tak sama. Perbedaan paling signifikan adalah situs AeonMark menjual gadget dan produk elektronik, sedangkan Metro adalah situs Departement Store. Kemiripan kedua situs tersebut, menurut praktisi hukum Rapin Mudiardjo, bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta. "Kalau demikian, itu pasti pelanggaran hak cipta," tutur Rapin saat dihubungi detikinet, Rabu (5/10/2005). Jika dilihat lebih jauh, ada beberapa isi konten AeonMark.com yang juga menjiplak MetroIndonesia.com. Sebagai contoh:Aeon Mark Department Stores in Indonesia operates 4 stores, 3 in Jakarta and one in Medan. The first Aeon Mark store opened in 1991 at Mal Pondok Indah catering to the needs of the residents of the exclusive Pondok Indah and surrounding residential districts. (dari situs AeonMark.com)METRO Department Stores in Indonesia operates 4 stores, 3 in Jakarta and one in Bandung. The first Metro store opened in 1991 at Mal Pondok Indah catering to the needs of the residents of the exclusive Pondok Indah and surrounding residential districts. (dari situs MetroIndonesia.com)Belum lagi disebutkan alamat salah satu toko Aeon Mark di Pondok Indah yang, berdasarkan pantauan detikinet, tidak ada di dunia nyata. Toko itu disebut-sebut berada pada Aeon Mark Mall Level 3, padahal tidak ada pusat perbelanjaan bernama itu di kawasan Pondok Indah.Penjiplakan konten tersebut, ujar Rapin, bisa lebih dari sekadar pelanggaran hak cipta. Pasalnya pencantuman alamat toko fiktif bisa dianggap sebagai "upaya menggerakkan orang untuk mengunjungi atau membeli sesuatu yang ternyata tidak ada," tutur Rapin. Nah, upaya seperti itu menurut Rapin bisa termasuk perbuatan penyesatan atau penipuan. Bahkan, jika terjadi transaksi perdagangan yang kemudian tidak jelas 'nasib'-nya, bisa saja termasuk penggelapan.
(wsh/)