Dell Dituduh Langgar Hak Paten
- detikInet
Jakarta -
InterVideo Inc., perusahaan pembuat software pemutar DVD di PC, mengatakan telah mengajukan tuntutan ke Dell Inc. Pembuat PC terbesar di dunia itu dituduh melanggar paten InterVideo. Reuters yang dikutip detikinet, Selasa (16/8/2005) melansir hal itu.Gugatan InterVideo terhadap Dell telah diajukan di pengadilan distrik Amerika Serikat di California. Dell dituduh telah melanggar hak paten milik InterVideo No6.765.788 yang mencakup pengintegrasian PC dengan fungsi perangkat elektronik tertentu. Software milik InterVideo, memungkinkan disk DVD untuk secara otomatis memutar film, saat disk dimasukkan ke komputer yang menjalankan program InterVideo. Nah, Dell dituduh memakai teknologi yang sama seperti yang telah dipatenkan InterVideo.Juru bicara Dell Lionel Menchaca tidak mau berkomentar atas gugatan itu, dengan alasan kebijakan perusahaan yang melarang berkomentar tentang proses litigasi yang masih tertunda.Tahun lalu, InterVideo juga mengajukan dua gugatan terhadap perusahaan PC asal Taiwan, Acer Inc. Salah satu tuntutan diajukan di pengadilan federal Amerika Serikat dan satunya lagi ke pengadilan wilayah di Taiwan. Acer dituduh telah melanggar hak paten terkait dengan teknologi "InstantON"InterVideo mengatakan, kasus tersebut telah diselesaikan, dengan hasil memuaskan.InterVideo, perusahaan yang berbasis di Fremont, California ini mengatakan mereka meminta pengadilan California untuk tidak melarang Dell untuk menghentikan proses manufaktur, penjualan atau mengimpor produk yang melanggar hak paten.InterVideo juga mengatakan bahma mereka telah kehilangan pendapatan bersih sebesar US$ 4,1 juta atau 30 sen per saham. Turun dibanding kuartal awal tahun dengan keuntungan bersih mencapai US$ 1,1 juta atau 7 sen per saham.InterVideo berharap pada kuartal ketiga pendapatannya bisa meningkat dari US$ 27 juta menjadi US$ 29 juta. Mereka juga meramalkan pendapatan bersih per sahamnya akan berada di jajaran 15 sen dan 17 sen.
(nks/)