Senin, 04 Jun 2018 22:22 WIB

Facebook Sebar Akses Data ke 60 Vendor Smartphone

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi. Foto: Reuters Ilustrasi. Foto: Reuters
Jakarta - Sepertinya kontroversi tentang penanganan data pengguna oleh Facebook belum akan berakhir. Laporan ekstensif dari The New York Times menunjukkan bahwa Facebook membuat perjanjian dengan produsen smartphone yang memungkinkan vendor-vendor tersebut untuk mengakses data pengguna.

Facebook dikabarkan telah menjalin kerjasama dengan 60 produsen perangkat, beberapa diantaranya adalah Apple, Samsung, Blackberry, dan Amazon. Kerjasama ini telah berlangsung selama sekitar satu dekade, dimulai ketika kehadiran aplikasi mobile Facebook di smartphone masih jarang.

Kerjasama ini dianggap melanggar dekrit persetujuan tahun 2011 yang ditetapkan oleh Federal Trade Commision (FTC). Facebook mengizinkan vendor untuk mengakses data milik teman pengguna tanpa persetujuan eksplisit, bahkan setelah menyatakan kalau Facebook tidak akan membagi informasi tersebut ke orang luar.



Beberapa vendor juga dapat mengakses informasi pribadi dari teman pengguna yang telah melarang berbagai bentuk penyebaran informasi dan data.

Sebagian besar dari kerjasama ini masih berlaku, tetapi Facebook mulai membatalkan beberapa kerjasama pada April 2018. Ini mengikuti kontroversi yang disebakan oleh skandal kebocoran data yang melibatkan Facebook dan Cambridge Analytica.

Facebook sendiri membela diri dan menyatakan bahwa kerjasama ini tidak melanggar aturan FTC. Facebook mengatakan bahwa kontrak kerjasama ini hanya melibatkan akses terbatas terhadap penggunaan data, termasuk data yang disimpan di server milik vendor.

Facebook juga menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk ekstensi layanan Facebook kepada penggunanya. "Kemitraan ini berjalan sangat berbeda dengan metode yang digunakan pengembang aplikasi untuk mengakses platform kita," kata Wakil Presiden Facebook, Ime Archibong, seperti dikutip detikINET dari The New York Times, Senin (4/6/2018).



New York Times kemudian mencoba untuk melihat bagaimana akses privat ini bekerja menggunakan smartphone Blackberry keluaran tahun 2013 dan akun Facebook yang memiliki 550 teman. Perangkat Blackberry ini ditemukan mampu menerima informasi dari hampir 295.000 pengguna Facebook yang merupakan teman dari teman pengguna.

Blackberry sendiri menyatakan bahwa smartphone barunya yang menjalankan Android tidak lagi memiliki akses privat ini. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed