Pemerintah Butuh Masukan untuk Tata Ulang 3G
- detikInet
Jakarta -
Tata ulang frekuensi teknologi generasi ketiga (3G) saat ini tengah disiapkan pemerintah. Sebelum menelurkan keputusan akhir, pemerintah merasa perlu mendengarkan suara masyarakat.Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Basuki Yusuf Iskandar, ketika dihubungi detikinet, Jumat (8/7/2005). Menindaklanjuti hal tersebut, Basuki mengatakan bahwa Postel akan menggelar workshop untuk menampung masukan dari masyarakat."Dalam workshop tersebut akan diundang perwakilan masyarakat dan para pakar, untuk menerima masukan dari mereka," kata Basuki. "Pemerintah perlu mendapat masukan terutama dalam hal core band 3G. Karena ini menyangkut sumber daya terbatas, oleh karenanya perlu dibahas tentang bagaimana mengelolanya dengan baik," paparnya.Postel, kata Basuki akan menggelar workshop pada tanggal 21 Juli 2005 di kantor Postel Gedung Sapta Pesona, Jakarta.Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah akan melakukan tata ulang frekuensi 3G yang saat ini masih tumpang tindih. Departemen Komunikasi dan Informatika mengatakan, dalam upayanya melakukan penataan ulang frekuensi 3G, pemerintah akan mengimplementasikan Rekomendasi ITU-R M.1036-2.
(epi/)