Putusan Hakim Kasus Apple:
Blogger Tidak Berhak Rahasiakan Narasumber
- detikInet
Jakarta -
Meski ada anggapan bahwa blogger adalah jurnalis, mereka tidak punya hak yang sama seperti jurnalis media massa pada umumnya. Khususnya, yang terkait dengan kerahasiaan narasumber.Jika jurnalis media cetak dan siar berhak merahasiakan identitas narasumbernya, tidak demikian halnya dengan blogger. Para kreator konten di media online ini, harus melapangkan dada dengan putusan hakim bahwa mereka harus memberi tahu identitas narasumber mereka. Ini terjadi pada kasus pembobolan rahasia dagang yang dialami perusahaan komputer, Apple Computer. Hakim dari Santa Clara County Superior Court, negara bagian California Amerika Serikat, James Kleinberg telah menjatuhkan putusannya. Ketiga blogger yang telah memuat rahasia dagang Apple di tiga situs yang berbeda, harus mau menyebutkan siapa sumber informasi mereka.Seperti diberitakan sebelumnya, rahasia dagang Apple mengenai perangkat pemutar musik yang belum diproduksinya, tersiar di internet melalui tiga situs. Informasi detil mengenai produk bernama Asteroid itu, muncul di situs PowerPage, Apple Insider dan Think Secret. Ketiga situs tersebut selama ini merupakan pemuja Apple dan antusias mengikuti perkembangan perusahaan beserta produk-produk terbarunya.Dengan putusan hakim ini, Apple kini berhak melihat segala macam informasi yang dijadikan bahan tulisan oleh ketiga blogger, untuk merunut jejak pembobol rahasia dagang Apple.Ketiga blogger yaitu Monish Bhatia, Jason O'Grady seseorang dengan nama samaran Kasper Jade, harus mau membeberkan identitas sumbernya kepada Apple. Ketiganya adalah penulis untuk Power Page dan Apple Insider.Blogger adalah Jurnalis?Di sisi lain, keputusan hakim ini dinilai membahayakan posisi para jurnalis. Pengacara ketiga blogger, Kurt Opsahl, mengemukakan hal itu.Sementara bagi hakim, putusan tersebut didasarkan pada hukum yang melindungi rahasia dagang sebuah perusahaan agar tidak menjadi informasi publik.Hukum California menyatakan bahwa jurnalis berhak merahasiakan narasumbernya jika apa yang mereka tulis merupakan informasi publik."Tidaklah mengejutkan jika ketiga situs akan berhasil mencatat ratusan ribu 'hits'. Tapi ketertarikan publik akan informasi tersebut, bukan berarti itu adalah informasi publik," kata hakim Kleinberg, seperti dikutip dari BBC, Selasa (15/3/2005).Menurutnya, pertanyaan apakah seorang blogger adalah jurnalis atau bukan, tidak relevan karena hukum melindungi hak perusahaan untuk menyimpan rahasia dagang mereka.Opshal yang mewakili Electronic Frontier Foundation, yang bertindak sebagai perwakilan hukum untuk Power Page dan Apple Isider, menilai bahwa putusan hakim akan berdampak luas."Siapa saja yang meliput perusahaan atau wartawan ekonomi harus waspada dengan putusan ini," kata Opsahl.EFF berencana untuk melanjutkan kasus ini, karena pihaknya mengklaim bahwa blogger adalah juga jurnalis.
(nks/)