Senin, 17 Jul 2017 12:12 WIB

Kata-kata Tajam Sang Pendiri Telegram

Fino Yurio Kristo - detikInet
Pavel Durov. Foto: Instagram Pavel Durov. Foto: Instagram
Jakarta - Pavel Durov jadi sorotan karena aplikasi ciptaannya, Telegram, bikin masalah di sejumlah negara. Pria yang sering narsis di Instagram ini pun cukup sering melontarkan komentar terkait aplikasinya itu maupun topik lain.

Berikut berbagai kalimat menarik Durov dihimpun detikINET dari berbagai sumber:

- Di Amerika, mereka mulai menyebut kalau Telegram adalah aplikasi messaging kegemaran ISIS, tapi realitasnya ada lebih banyak user yang baik.

- Kapanpun ada kemajuan tenologi dibuat, hal itu selalu bisa digunakan untuk kebaikan ataupun keburukan.

- Apakah risiko adanya teroris itu lebih penting dari hak privasi 100%, hal ini seharusnya diputuskan oleh negara, bukan olehku.

- Amerika adalah negara yang memonopoli tiga bidang, teknologi dengan Silicon Valley, hiburan dengan Hollywood dan keuangan dengan Wall Street. Mereka memiliki banyak sekali kekuatan. Tapi kekuatan cenderung korup.

- Kupikir Facebook semakin menjadi terafiliasi dengan pemerintah. Orang-orang juga sudah lelah semua kehidupan mereka direkam dan disimpan di suatu tempat.

- Kalian harus mengenyahkan suara orang lain dari kepalamu. Kita terlalu terpengaruh dari orang-orang di sekitar. Saudara, teman, apa yang mereka yakini sebagai sukses atau tidak, dan apa yang baik dan yang buruk. Kita harus mengenyahkan semua itu.

- Habiskan lebih banyak waktu sendirian dan bahagialah melakukan hal itu.

- Aku ada di mana-mana. Aku merasa nyaman di Berlin, San Francisco, London. Aku tidak ingin tergantung pada suatu tempat atau pemerintah.

- Aku tidak takut apapun. Aku tidak takut mati, jika harus begitu.

- Aku bisa saja tetap tinggal di Rusia, melakukan beberapa kompromi, dan mungkin mengontrol kembali perusahaan. Namun aku tak mau melakukannya. Kompromi tak mengarahkan kalian kemana-mana. Kalian tak bisa bahagia jika melakukan sesuatu yang tak kalian yakini.

Saksikan video 20detik tentang Pemblokiran Telegram di sini:



(fyk/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed