BERITA TERBARU
Jumat, 05 Mei 2017 09:34 WIB

Qualcomm Minta Penjualan iPhone Dicekal, Kenapa?

Yudhianto - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Perseteruan Apple versus Qualcomm semakin memanas. Setelah Apple menolak membayar royalti, giliran Qualcomm yang meminta larangan iPhone dijual di wilayah Amerika Serikat (AS).

Saksikan video 20detik di sini:


Perselisihan keduanya dimulai ketika Apple melontarkan gugatan berlapis kepada Qualcomm yang isinya menyebut kalau raksasa chip itu meminta royalti yang terlalu besar atas lisensi teknologi yang digunakan Apple.

Qualcomm membalas gugatan Apple dengan mendaftarkan tuntutan atas penggunaan teknologi yang dimilikinya di perangkat Apple. Akibat keputusan Apple tersebut, Qualcomm disebut mengalami penurunan keuntungan di kuartal II 2017 ini, seperti dilansir Phone Arena, Jumat (5/5/2017).

Menanggapi tindakan Apple, Qualcomm telah mengirimkan permintaan ke International Trade Commision di AS. Raksasa chip mobile ini meminta lembaga tersebut untuk melarang semua penjualan iPhone di wilayah AS

Ini bukan pertama kalinya ITC diminta melarang penjualan iPhone di AS. Pada 2013 lalu, ITC pernah meminta pelarangan penjualan iPhone 3GS, iPhone 4, iPad, iPad 2, dan iPad 3 karena dianggap melanggar lisensi teknologi kepunyaan Samsung.

Namun Apple ketika itu diselamatkan oleh Presiden Obama yang menggunakan hak prerogatifnya untuk membatalkan permintaan ITC tersebut.

Kini giliran Qualcomm yang meminta ke ITC melakukan hal yang sama. Bila dikabulkan, tentu ironis ketika ponsel kebanggaan AS jutru dilarang penjualannya di kampung halaman.

Meski begitu iPhone sendiri memang tidak dibuat di wilayah AS, melainkan di China. Sehingga iPhone yang dijual di AS sejatinya adalah barang impor. Dan prosesnya masih panjang bagi ITC untuk memutuskan mengabulkan permintaan Qualcomm atau tidak. Lagipula, belum tentu Apple bersalah. (yud/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed