Jumat, 10 Mar 2017 17:20 WIB

Diprotes Angkot, Ini Seruan Grab Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Idham Khalid Foto: Idham Khalid
Jakarta - Grab Indonesia mengeluarkan pernyataan resminya terkait protes yang dilakukan angkutan konvensional di Tangerang.

Melalui keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (10/3/2017), Grab menyayangkan adanya perselisihan antara transportasi berbasis aplikasi dengan transportasi konvensional.

"Grab menyesalkan terjadinya ketegangan antara pengemudi angkutan kota (angkot) dan pengemudi transportasi online di Tangerang yang menimbulkan korban dari kedua belah pihak," kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Ridzki menurutkan keselamatan mitra pengemudi, penumpang, dan masyarakat merupakan prioritas utama Grab. Disampaikannya, Grab mendukung segala upaya pemerintah kota dan aparat keamanan untuk membuat situasi kembali kondusif.

"Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kami telah menghimbau seluruh mitra pengemudi kami untuk tidak terpancing provokasi dan tidak kekerasan, serta untuk sementara waktu menghindari area-area yang terkena dampak aksi protes di Tangerang," ungkap Ridzki.

Para mitra pengemudi Grab Indonesia dilindungi oleh asuransi. Oleh karena itu, pihaknya akan menanggung seluruh biaya perawatan medis yang dibutuhkan oleh mitra pengemudinya yang menjadi korban aksi protes.

Selain itu, Grab Indonesia juga akan memberikan pendampingan hukum apabila ada mitra pengemudinya yang ingin mengadukan kejadian yang menimpanya ke pihak berwajib.

"Grab Indonesia berkomitmen untuk mendukung dan mengikuti arahan serta ketetapan dari Pemerintah kota Tangerang guna membuat situasi kembali kondusif dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang," jelasnya.

"Kami akan terus berkolaborasi dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di industri transportasi untuk memberikan manfaat bagi semua pihak," tambah Ridzki. (fyk/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed