Dikutip detikINET dari Bloomberg, Senin (6/2/2017), sikap resmi ini akan diajukan ke Ninth Circuit Court of Appeals, dengan menekankan pada pentingnya keberadaan imigran dalam sosial dan ekonomi AS.
Twitter sudah mengonfirmasi keterlibatannya. Perusahaan lain yang menandatangani sikap resmi ini antara lain Salesforce, Uber, Pinterest dan AppNexus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Industri teknologi memang menjadi oposisi paling vokal menentang kebijakan pembatasan imigran dari tujuh negara mayoritas Muslim.
Sebelumnya, sejumlah raksasa teknologi termasuk Microsoft dan Alphabet berencana menandatangani surat terbuka kepada President Trump. Isinya, menyoroti kebijakan terkait imigrasi dan menawarkan bantuan untuk memberi saran dan memperbaikinya. (rns/fyk)