Selasa, 15 Mar 2016 19:11 WIB

Spektrum Bekas Flexi Mau Dipakai untuk Apa, Telkomsel?

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Operator Telkomsel memiliki lahan di frekuensi 800 MHz dari hasil limpahan Flexi. Hanya saja spektrum yang dimilikinya terbatas, cuma 7,5 MHz. Lantas akan digunakan untuk apa?

Pertanyaan tersebut coba dilontarkan kepada Direktur Network Telkomsel, Sukardi Silalahi. Ia menjawab saat ini frekuensi 800 MHz telah dinetralkan. Adapun teknologi yang akan diaplikasikan di atasnya tergantung kebutuhan Telkomsel.

"Jadi bisa 3G atau 4G. Jika daerah rural sudah banyak pakai headset 4G, kita akan alihkan ke 4G. Tapi kalau banyak 3G, ya 3G dulu. Tapi tidak akan 2G," jelas Sukardi.

Saat ini Telkomsel telah melakukan uji laik operasi (ULO) dan telah mengantongi sertifikasi kelayakan operasi (SKLO) dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Hanya saja untuk menggelar layanan di 800 MHz, belum bisa dilakukan.

Pasalnya, di frekuensi tersebut masih dihuni oleh Smartfren yang hingga kini belum rampung migrasi dari 850 MHz ke 2,3 GHz. Padahal merujuk pada surat perjanjian dan kontrak penggunaan frekuensi 850 MHz, waktu penggunaan Smartfren sudah habis terhitung 14 Desember 2015.

Agar tidak berlarut-larut, saat ini Telkomsel dan Smartfren tengah dalam pembicaraan dengan Kominfo soal waktu pelaksanaan migrasi.

Pemerintah sendiri berharap waktu migrasi Smartfren dapat rampung sebelum akhir tahun 2016. Sehingga Telkomsel dapat menggelar layanannya di frekuensi tersebut. (afr/ash)