Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bocorkan Informasi, Google: Oracle Harus Diberi Sanksi!

Bocorkan Informasi, Google: Oracle Harus Diberi Sanksi!


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Foto: Getty Images
Jakarta - Dua bocoran informasi terkait Google yang menyebar minggu lalu ternyata berbuntut panjang. Informasi itu ternyata diungkapkan oleh pengacara dari Oracle, yang kemudian dilaporkan oleh Google ke pihak pengadilan distrik Amerika Serikat.

Dua informasi yang dimaksud adalah soal keuntungan Google yang didapat dari Android dan uang yang harus dibayar Google agar Apple tetap memasang search bar Google di dalam iPhone.

Dalam suratnya ke pengadilan, Google meminta pengadilan memberikan sanksi ke Oracle karena bocornya informasi rahasia itu. Saat ini Google juga sedang mencari sanksi untuk mencegah si pengacara mendapat akses ke dokumen rahasia yang terkait dengan Samsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengungkapan informasi ke publik mempunyai konsekuensi yang sangat besar kini menjadi realitas, terutama karena pembocoran informasi ini terbilang mengejutkan," tulis Google dalam suratnya itu, dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (28/1/2016).

Semua kejadian ini bermula saat Oracle menuntut Google pada tahun 2010 karena penggunaan API Java tanpa permisi. Kala itu Google berkilah bahwa penggunaan API tak bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak paten, karena perannya di pengembangan software.

Tuntutan itu sebenarnya sudah dimenangkan oleh Google pada tahun 2012, namun di tahap lebih tinggi, pengadilan menganulir keputusan tersebut dan mengembalikannya ke tahap pemeriksaan.

Lalu sampailah pada dua informasi yang dibocorkan ke publik itu oleh seorang pengacara Oracle. Informasi itu berasal dari sebuah map dengan tulisan 'For Attorney's Eyes Only' yang seharusnya tak boleh diungkap ke publik. (asj/ash)
TAGS







Hide Ads