Ini dialami para pemilik iPod di Amerika Serikat (AS). Mereka seolah dipaksa ikut menghadapi gugatan class-action terkait dengan tudingan monopoli pasar konten digital yang dialamatkan ke iTunes Apple. Kok bisa?
Gugatan tersebut datang dari RealNetworks, pembesut RealPlayer. Melalui pengadilan California, perusahaan ini secara resmi menyertakan seluruh pemilik iPod di AS dalam gugatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Apple Insider, Jumat (11/5/2012), dalam email pemberitahuannya kepada para pemilik iPod, RealNetworks menyertakan tautan ke ipodlawsuit.com untuk informasi lebih lanjut.
Kasus ini bermula pada 2004, ketika RealNetworks menciptakan layanan bernama Harmony. Layanan ini memungkinkan lagu yang dibeli dari toko musik online mereka lalu ditransfer ke iPod. Seperti diketahui, untuk mentransfer musik ke iPod pengguna harus memasukkannya ke iTunes terlebih dahulu.
Apple kala itu merilis pernyataan menuding RealNetworks mengadopsi taktik dan etika hacker untuk membobol iPod. Perusahaan asal Cupertino, California ini pun memperingatkan konsumen bahwa Harmony tidak bisa bekerja dengan software iPod terbaru.
Setelah itu, Apple merilis update software iPod yang mematikan fungsi Harmony dan mencegah pengguna mentransfer lagu dari layanan tersebut. Sontak saja sejumlah pengguna iPod kala itu geram dan menggugat Apple karena dinilai tak adil dan memblokir persaingan.
Kini, masalah tersebut kembali memanas. RealNetworks tampaknya memanfaatkan para pengguna iPod yang 'sakit hati' dengan keputusan Apple untuk memperkuat gugatannya. Namun mereka yang tidak ingin terlibat bisa mengajukan pengecualian dari kasus ini.
(rns/fyk)