Motorola Mobility meminta Microsoft membayar royalti USD 4 miliar per tahun karena raksasa software tersebut diklaim telah menggunakan paten miliknya pada sistem video gaming di Xbox.
"Permintaan Motorola sangat berlebihan. Tidak ada perusahaan yang bisa menerima hal seperti itu, bahkan meski jika dilihat sebagai penawaran legitimasi," kata Microsoft dalam bantahannya.
Kasus ini merupakan perluasan sengketa paten di antara kedua perusahaan tersebut. Motorola berupaya memblokir penjualan perangkat game Xbox dan Microsoft ingin AS melarang impor ponsel Motorola berbasis Android. Seperti diketahui, ponsel Android Motorola diklaim Microsoft mengandung unsur paten miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Divisi Entertainment Microsoft sendiri menghasilkan USD 8,9 miliar dari penjualan tahun lalu. Total pendapatan Microsoft USD 69,9 miliar pada tahun fiskal yang berakhir 30 Juni 2011.
Microsoft mengatakan, perusahaannya selama ini membayar USD 6,5 juta setahun ke sebuah grup yang terdiri dari 29 perusahaan dengan 2.339 paten yang meliputi standar industri yang sama.
(/)