HP mengklaim, Adrian Jones, yang dulu pernah menjabat sebagai Head of Enterprise Sales HP untuk wilayah Asia, telah mencuri file dan email. Adapun isi file dan email itu memuat segala informasi berhubungan dengan proprietary dan konsumen serta produk HP.
Dalam gugatannya HP menjelaskan berniat memecat Jones Februari silam setelah muncul hasil investigasi yang mengindikasikan pegawainya itu diketahui terkait masalah internal. Sebelum keburu dipecat, Jones langsung mengundurkan diri dan bergabung dengan Oracle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Kamis (7/4/2011), hubungan keduanya semakin memburuk ketika tahun lalu Chief Executive HP Mark Hurd digulingkan dari tahtanya dan bergabung dengan Oracle. Perselisihan soal dipekerjakannya Hurd oleh Oracle, sampai saat ini kabarnya masih belum selesai.
(rns/fyk)