Seperti detikINET kutip dari Gamasutra, Rabu (16/2/2011), negara seperti Perancis, Spanyol, Italia, China dan Brazil, telah masuk sebagai daftar tertinggi dari total 33 negara yang diduga banyak melakukan pembajakan game.
Laporan yang dikeluarkan oleh Entertainment Software Association (ESA) mengklaim bahwa jumlah koneksi peer-to-peer yang mendistribusikan game ilegal di kelima tersebut sangat mencengangkan, yakni sekitar 78 juta dari total 144 juta koneksi yang ada di seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penerbit game kehilangan kesempatan untuk meningkatkan angka penjualan, dan Amerika kehilangan potensi untuk mengembangkan pasar ekspor, dan negara-negara tersebut kehilangan keuntungan dari penjualan lokal," pungkas Michael Gallagher, President and CEO ESA, dikutip detikINET dari Gamasutra, Rabu (16/2/2011).Β (eno/fyk)