Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Fotografer Ramai-ramai Gugat Google

Fotografer Ramai-ramai Gugat Google


- detikInet

New York - Upaya Google menscan jutaan buku untuk membuat perpustakaan online raksasa di Google Books kembali mendapat halangan. Para fotografer di Amerika Serikat menggugat raksasa internet itu di US District Court for Southern District of New York.

Grup American Society of Media Photographers (ASMP),Β  kelompok ilustrator dan desain grafis, menganggap Google melanggar hak cipta. Sebab foto dan ilustrasi yang ada di buku adalah kreasi mereka yang dilindungi hukum.

"Baru bisa dibenarkan jika seseorang memakai apa yang Anda buat, Anda lalu dibayar," ujar James McGuire, penasehat hukum lembaga tersebut, seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Kamis (8/4/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Victor Perlman dari ASMP menyatakan banyak kreasi foto dan ilustrasi ada di dalam buku-buku yang diincar Google. Namun Google tidak meminta izin pada pemiliknya.

Menanggapi gugatan hukum ini, Google sepertinya tidak merasa gentar. Mereka percaya diri sudah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami yakin bahwa Google Books telah mematuhi hukum hak cipta internasional secara penuh. Google Books adalah upaya untuk membuat semua pengetahuan dalam buku bisa dicari online," tukas juru bicara Google. (fyk/ash)







Hide Ads