Kasus ini bermula dari sebuah video berdurasi 3 menit yang diposting di Google Video tahun 2006 silam. Masalahnya, video tersebut berisi konten yang dinilai tak pantas ditayangkan, yaitu memuat tentang 4 remaja di Turin mengolok-olok anak lelaki yang memiliki kelainan mental.
Video tersebut sesungguhnya langsung dicabut Google setelah mendapat komplain dari sebuah grup pengacara di Italia. Namun para jaksa penuntut umum menilai video tersebut seharusnya tidak ditayangkan sama sekali sehingga proses hukum dijalankan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
4 eksekutif yang menghadapi hukuman penjara itu menduduki posisi penting sebagai Senior Vice President dan Chief Legal Officer, mantan Chief Financial Officer dan Global Privacy Counsel. Mereka bekerja di London.
Kasus tersebut juga memunculkan kembali kontroversi, yakni apakah perusahaan internet harus memeriksa sebuah konten sebelum ditampilkan.
Kini Google harus berusaha keras membela 4 eksekutifnya tersebut. Dalam pernyataannya Google mengungkapkan bahwa dibawanya kasus ini ke pengadilan adalah tindakan yang salah. Kejadian ini diklaim sebagai serangan pada internet yang memiliki keterbukaan dan kebebasan.
(sha/fyk)