Adalah Miki Mullor nama pegawai tersebut. Microsoft menuding Mullor berpura-pura melamar pekerjaan untuk menjalankan misi curang, yakni mencuri dokumen-dokumen penting milik Microsoft. Saat melamar kerja di tahun 2005, Mullor mengklaim bahwa mantan perusahaan tempatnya bekerja, Ancora Technologies telah bangkrut.
Tahun lalu, Ancora menuding Dell, Hewlett-Packard, dan Toshiba menggunakan teknologi anti pembajakan Microsoft System Locked Presinstallation (SLP) yang dinilai melanggar hak paten Ancora.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip detikINET dari Appscout, Senin (2/2/2009), dalam gugatannya terhadap Mullor, Microsoft menuding Mullor mendownload dokumen internal yang tidak berkaitan dengan pekerjaannya, tapi justru dokumen-dokumen yang terkait dengan SLP dan Windows 7. (faw/ash)