Kabar teranyar seputar pemblokiran di negeri tirai bambu ini menyebutkan, situs berita asal Amerika Serikat The New York Times menjadi korban penghadangan selanjutnya.
Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh pihak The New York Times setelah mendapat laporan bahwa situsnya tidak bisa dibuka oleh pengguna internet di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemblokiran sebuah situs bukanlah barang baru bagi China. Pada ajang Olimpiade Beijing beberapa waktu lalu saja, situs berita BBC versi bahasa China juga menjadi korban penghadangan. Hal serupa juga terjadi dengan situs Voice of America (VOA), media Hong Kong Ming Pao serta Asiaweek di awal bulan ini.
Menteri Luar Negeri China mengatakan bahwa kebijakan pemblokiran dilakukan lantaran konten yang ada di situs tersebut dianggap bertentangan dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.
Seperti berita-berita yang menguak konflik yang terjadi di Tibet ataupun berita yang sifatnya mengkritisi dan menyinggung Partai Komunis yang berkuasa di China. (ash/fyk)