Demikian harapan yang diungkapkan Ketua Indonesia Mobile & Online Content Association (IMOCA) A. Haryawirasma ketika ditemui detikINET di sela peresmian MIKTI di Blitz Megaplex Jakarta, Selasa (16/12/2008).
Menurut pria yang biasa dipanggil Rasmo ini, diperbolehkannya layanan telekomunikasi untuk digunakan dalam pemilu ditujukan untuk mempermudah partai dalam mencari massa pendukungnya, sementara dari sisi pebisnis adalah mencari uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun bagi para pengguna ponsel yang merupakan simpatisan partai, Rasmo meyakini, biasanya tak keberatan jika dikirimi SMS broadcast dari partai yang didukungnya tersebut. Benarkah? (ash/wsh)