Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
IBM Kalang Kabut Top Eksekutifnya Pindah

IBM Kalang Kabut Top Eksekutifnya Pindah


- detikInet

Jakarta - IBM kalang kabut karena salah satu top eksekutifnya akan pindah ke Apple. Jalur hukum pun ditempuh guna menghalang-halangi pakar desain prosesor itu hijrah ke Apple.

Apple, seperti dilansir Appleinsider.com, baru-baru ini memang telah merekrut salah satu top chip desainer IBM bernama Mark Papermaster. Vice president of microprocessor technology development IBM ini rencananya akan bergabung dengan Apple mulai bulan depan ini untuk disandingkan dengan chief executive Steve Jobs.

Langkah Papermaster ini menurut IBM merupakan sebuah pelanggaran. IBM mengklaim Papermaster telah menandatangani sebuah perjanjian non-kompetisi dengan IBM. Ia tidak diperbolehkan menerima sebuah pekerjaan dengan kompetitor lain sampai dengan waktu satu tahun sesudah meninggalkan IBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menerima tawaran Apple berarti Papermaster telah melanggar kesepakatan dengan IBM. Kami akan mengejar perkara ini di pengadilan," tandas Fred McNeese, director of corporate media relations group IBM.

Papermaster, seperti dikutip detikINET dari New York Times, Jumat (31/10/2008), adalah salah satu di antara 300 top manajer di IBM. Pria yang sudah bergabung dengan IBM selama 26 tahun ini juga anggota Integration & Values Team (I&VT) sejak 2006.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota I&VT, Papermaster memiliki akses ke informasi rahasia perusahaan mengenai rencana strategis, rencana pemasaran dan kesempatan jangka panjang perusahaan, termasuk pengembangan spesifik produk IBM.

Lebih lanjut, IBM telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Manhattan. Dalam gugatannya, IBM mengklaim bahwa kasus ini sebagai percobaan untuk mengembangkan posisi Apple di pasar server dan chip untuk perangkat genggam. Di lain sisi, Apple memang punya bisnis menjual server komputer untuk aplikasi di kalangan korporat.

Sampai berita ini diturunkan, Apple belum mau angkat bicara mengenai gugatan hukum tersebut. (dwn/faw)





Hide Ads