M. Salahuddien, Wakil Ketua ID-SIRTII mengatakan, masih padatnya antrian pencairan dana di Ditjen Postel kemungkinan besar menjadi biang keladinya. Apalagi, lanjutnya, mungkin mereka berpikir bahwa pembayaran gaji itu termasuk sebagai project, jadi pembayarannya agak ditangguhkan.
"Padahal ini kan anggaran rutin, jadi harusnya mereka bisa lebih aware. Tapi kita usahakan tetap ada pencairan," ujar pria yang kerap disapa Didin Pataka ini kepada detikINET, Senin (8/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk kegiatan operasional ID-SIRTII sehari-hari, masih ditalangi oleh perusahaan pemenang tender kegiatan outsourching pelaksana ID-SIRTII. Mereka memang harus menalangi dulu, sebagai modal kerja. "ID-SIRTII sendiri tidak punya kebijakan anggaran, jadi mungkin berdampak kepada cash flow mereka (perusahaan tersebut-red.)," jelas Didin
Pun demikian, ia melanjutkan, sedikit banyak terhambatnya kucuran dana segar dari pemerintah ini berpengaruh terhadap kegiatan operasional ID-SIRTII. "Meski begitu tugas-tugas utama tetap kita jalankan, tapi gaji kan penting juga dan berpengaruh ke faktor psikologis," lirihnya.
Diharapkan, masalah ini dapat diselesaikan segera mungkin. ID-SIRTII pun telah mengontak pihak Ditjen Postel untuk mengadukan nasibnya. "Hari ini kita mau rapat dengan Postel, somoga saja minggu ini dana tersebut sudah cair," Didin menandaskan. (ash/wsh)