Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mekanisme Ribet, ID-SIRTII Belum Gajian

Mekanisme Ribet, ID-SIRTII Belum Gajian


- detikInet

Jakarta - Lembaga pengawas internet Indonesia (Indonesia Security Incident Responses Team On Internet Infrastructure/ID-SIRTII) mengakui pasokan gaji karyawannya memang tersendat. Ribetnya mekanisme pencairan dana dari pemerintah dituding jadi penyebabnya.

M. Salahuddien, Wakil Ketua ID-SIRTII mengatakan, masih padatnya antrian pencairan dana di Ditjen Postel kemungkinan besar menjadi biang keladinya. Apalagi, lanjutnya, mungkin mereka berpikir bahwa pembayaran gaji itu termasuk sebagai project, jadi pembayarannya agak ditangguhkan.

"Padahal ini kan anggaran rutin, jadi harusnya mereka bisa lebih aware. Tapi kita usahakan tetap ada pencairan," ujar pria yang kerap disapa Didin Pataka ini kepada detikINET, Senin (8/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai lembaga yang belum lama 'lahir', ID-SIRTII telah mempunyai 25 karyawan. Dikatakan Didin, para karyawan ini sudah tak digaji selama sebulan. "Sedangkan, untuk level manager sudah 2 bulan tak mendapat gaji. Tapi, setahu saya, ini sesuai dengan perjanjian bahwa mereka baru digaji setelah bulan ketiga," imbuhnya.

Sementara untuk kegiatan operasional ID-SIRTII sehari-hari, masih ditalangi oleh perusahaan pemenang tender kegiatan outsourching pelaksana ID-SIRTII. Mereka memang harus menalangi dulu, sebagai modal kerja. "ID-SIRTII sendiri tidak punya kebijakan anggaran, jadi mungkin berdampak kepada cash flow mereka (perusahaan tersebut-red.)," jelas Didin

Pun demikian, ia melanjutkan, sedikit banyak terhambatnya kucuran dana segar dari pemerintah ini berpengaruh terhadap kegiatan operasional ID-SIRTII. "Meski begitu tugas-tugas utama tetap kita jalankan, tapi gaji kan penting juga dan berpengaruh ke faktor psikologis," lirihnya.

Diharapkan, masalah ini dapat diselesaikan segera mungkin. ID-SIRTII pun telah mengontak pihak Ditjen Postel untuk mengadukan nasibnya. "Hari ini kita mau rapat dengan Postel, somoga saja minggu ini dana tersebut sudah cair," Didin menandaskan. (ash/wsh)





Hide Ads