KONSULTASI GADGET
Lucky Sebastian
Lucky Sebastian
Lucky Sebastian adalah seorang Arsitek yang sangat hobby dengan gadget sejak tahun 1998.
Rabu, 23 Agu 2017 14:13 WIB

Beli Ponsel Murah di Counter, Ini yang Perlu Dicek

Josina, Konsultan: Lucky Sebastian - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Saya berniat membeli ponsel Samsung S7 Edge. Jika membeli langsung di distributor seperti Erafone harganya Rp 8,5 juta. Namun ketika di counter biasa bahkan di online, ada yang jual lebih murah. Selisihnya bisa 1,5 jutaan sih, disebutkan ada BNIB dan garansi Samsung 1 tahun. Apa itu BNIB? Apakah benar dengan selisih segitu barangnya original? (dita)

Jawaban:

BNIB itu singkatan dari Brand New In Box, yang artinya barang baru dan segel, belum pernah dibuka. Adalagi istilah BNOB, Brand New Open Box, barang baru tetapi sudah dibuka, biasanya untuk pemeriksaan kelengkapan.

Sebenarnya antara harga distributor resmi dan toko tradisional atau counter online tidak akan terpaut selisih yang banyak. Harga berbeda banyak dimungkinkan jika barang yang dijual dengan kondisi khusus, misalnya barang hadiah yang tidak digunakan, barang yang dibeli saat promo khusus, misalnya pembelian Galaxy S7 edge berhadiah bluetooth earphone level U, dimana hadiahnya sudah dijual terpisah, dan lain-lain.Tetapi biasanya barang khusus ini jumlahnya tidak banyak.

Untuk pembelian di counter tradisional, kita bisa mengeceknya langsung dengan beberapa ciri apakah barang tersebut memang BNIB dan resmi, tetapi untuk pembelian online yang biasanya dijual merchant, cukup sulit, karena foto yang dipajang belum tentu sama dengan barang yang di jual.

Sudah hal umum saling bajak foto di penjualan online, atau sekadar menggunakan foto yang diambil dari internet, bukan foto produk asli miliknya yang dijual.

Walau tidak banyak, memang ada saja penjual baik di toko fisik atau online yang mengakali barang yang dijual, dari barang bukan resmi dibilang resmi, atau barang resmi yang kelengkapannya seperti charger, kabel data, earphone, diganti dengan produk non ori.

Atau, barang yang sudah dibuka untuk mengambil bonus, kemudian di bungkus (wrapping) ulang. Di beberapa penjual online juga sering menjual barang tidak resmi dengan mengatakan barang resmi. Untuk itu, ini beberapa petunjuk mengenali barang BNIB resmi dari Samsung Indonesia.

1. Bungkus box plastik Samsung Indonesia resmi tidak polos, senantiasa dibubuhi sablonan Samsung yang bisa saja tiap tahun desainnya berubah.

Ini smartphone Samsung tahun 2016 ke bawah, dengan bungkus plastik dipenuhi logo Samsung berwarna biru di-sekeliling. Perhatikan arah sablonan logo Samsung, terbaca dalam posisi box berdiri, tetapi posisi tulisan Samsung terbalik. Bungkus plastik palsu terkadang arahnya berlainan (mengikuti box arah memanjang)

dok. Lucky Sebastian


Smartphone Samsung tahun 2017 memiliki desain lain, tampak depan polos, tetapi di bagian samping kiri dan kanan ada sablonan dengan tulisan Samsung dengan tulisan kecil berbaris Samsung Electronics Indonesia, biasanya dengan warna perak.

dok. Lucky Sebastian


2. Bungkus plastik dari pabrik sambungan bungkusnya rapi, semua bagian tertutup tidak ada yang terbuka, hasil sambungan mesin dengan plastik sesuai ukuran dus. Plastik wrapping yang dibungkus ulang biasanya menggunakan hair dryer sebagai alat bantu, tidak bisa serapi bungkus asli.

ket: wrapping dus asli dengan sambungan plastik rapihWrapping dus asli dengan sambungan plastik rapih - Foto: dok. Lucky Sebastian


3. Dibagian bawah box, ada label yang berisi nomor IMEI, nomor izin postel, dan disana tertulis: Dibuat di Indonesia.

dok. Lucky Sebastian


4. Pada bagian box belakang terdapat lagi keterangan dibuat oleh: PT Samsung Electronics Indonesia Cikarang-Bekasi. Sekarang ini smartphone Samsung sudah dibuat di Indonesia. Jadi jika pada box untuk produk 2016 ke atas bukan buatan Indonesia, kemungkinan besar bukan barang resmi.

dok. Lucky Sebastian


5. Dibawah bungkus plastik, untuk membuka kotak ada pelindung tambahan berupa sticker segel, yang harus dirobek atau di-cutter untuk membukanya, pastikan sticker ini masih utuh untuk barang BNIB.

6. Di dalam kotak ada panduan manual bahasa Indonesia yang sekarang sekaligus menyatu dengan kartu garansi.

7. Untuk membuktikan lebih jauh garansi resmi produk Samsung, biasanya untuk smartphone Samsung keluaran tahun yang baru, sudah terinstall aplikasi MySamsung, atau bisa diinstall di sini, dengan aplikasi tersebut terdapat keterangan unit yang bisa kita registrasi garansi secara online, dan kita bisa chat langsung dengan customer service untuk memastikan produk Samsung yang kita beli. (jsn/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed