×
Ad

Tencent dan Ekraf Kolaborasi Dorong IP Lokal Menuju Pasar Global

Panji Saputro - detikInet
Jumat, 23 Okt 2026 08:45 WIB
Tencent dan Ekraf Kolaborasi Dorong IP Lokal Menuju Pasar Global Foto: Tencent
Jakarta -

Tencent mengumumkan kerja samanya dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf). Tujuannya, memperkuat industri kreatif dan digital Indonesia.

Kolaborasi tersebut mereka umumkan dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang digelar di Grand Indonesia, Jakarta, pada 22 Oktober 2026. Fokus keduanya pada pengembangan kekayaan intelektual (IP) lokal, peningkatan kapabilitas industri, serta perluasan peluang bagi kreator dan pelaku usaha Indonesia.

Kesepakatan ini ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati, dan Director of Global Public Affairs (APAC) Tencent, Monrawee Ampolpittayanant (Lynn), serta disaksikan oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya.

"Lewat perjanjian ini, Tencent dan Kemenekraf/Bekraf akan menjajaki kerjasama praktis dalam pengembangan keterampilan, pertukaran industri, dan teknologi. Kami berharap untuk bekerja sama dengan mitra lokal untuk menyusun inisiatif yang menjawab kebutuhan komunitas kreatif Indonesian," ujar Director of Global Public Affairs (APAC), Tencent, Monrawee Ampolpittayanant (Lynn), dari informasi yang diterima detikINET, Kamis (22/10/2026).

Dalam MoU ini, Tencent dan Kementerian Ekraf membeberkan tiga hal utama yang akan menjadi landasan untuk menjajaki inisiatif kerja sama mereka ke depannya.

Pertama, pengembangan konten dan IP lokal. Duet keduanya akan mendukung pengembangan dan promosi konten kreatif Indonesia, dengan mengangkat identitas budaya dan warisan bangsa.

Kegiatan itu juga turut membuka peluang komersialisasi IP orisinil melalui game, media, dan produk kreatif lainnya. Dengan begitu, kesemuanya dapat menjangkau pasar global.

Kedua, penguatan ekosistem digital di industri media dan game. Hasil kerja sama ini akan menelurkan sejumlah kegiatan seperti pelatihan, master class, dan lokakarya di bidang pembuatan konten, desain game, monetisasi IP, kecerdasan buatan (AI), teknologi cloud, dan keamanan siber.

Selain itu, penguatan ekosistem digital yang dilakukan juga membuat peluang pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi, keterampilan talenta, dan daya saing pelaku usaha kreatif lokal.

Terakhir, yang ketiga, yakni pemanfaatan game untuk pengembangan ekonomi kreatif dan masyarakat digital. Tencent dan Kementerian Ekraf akan menjajaki pengembangan talenta game dan esports.

Tak sampai di situ, mereka juga akan memperluas akses kreator dan studio Indonesia ke jaringan industri internasional. Hal ini dilakukan sembari membuka peluang kemitraan bisnis, pendampingan, dan penerbitan karya.





Simak Video "Tencent Cloud Bahas Peluang AI dan Cloud dalam Mendorong Transformasi Bisnis"

(hps/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork