Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Hideo Kojima Pantau Agni, Beri Wejangan ke Developer Indonesia

Hideo Kojima Pantau Agni, Beri Wejangan ke Developer Indonesia


Adi Fida Rahman - detikInet

Pertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di Jepang
Hideo Kojima Pantau Agni, Beri Wejangan ke Developer Indonesia Foto: Separuh Interactive
Jakarta -

Pertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di Jepang ternyata bukan sekadar sesi foto dan bertukar merchandise. Lebih mengejutkannya, kreator Metal Gear dan Death Stranding itu rupanya sudah mengetahui dan mengikuti perkembangan Agni: Village of Calamity sejak beberapa bulan lalu.

Hal tersebut diungkap Co-Founder sekaligus Marketing Director Separuh Intercative, Bayu Arafat. Menurut Bayu, Kojima sudah melihat trailer hingga gameplay Agni sebelum mereka bertemu secara langsung.

"Dia sudah lihat trailer dan gameplay sejak beberapa bulan lalu," kata Bayu saat dihubungi detikINET. Karenanya Separuh Interactive berencana memberikan Steam code kepada Kojima agar ia bisa menjajal versi terbaru demo Agni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan Panjang Bertemu Kojima

Pertemuan tim Separuh Interactive dan Kojima sebenarnya merupakan buah dari perjalanan panjang. Bayu mengaku sudah mulai berkomunikasi dan beberapa kali bertemu Kojima sejak Tokyo Game Show (TGS) 2016.

ADVERTISEMENT
Pertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di JepangSeparuh Interactive memberikan batik ke Hideo Kojima di Jepang Foto: Separuh Interactive

"Saya sudah mulai komunikasi sejak TGS 2016, bawain Ludens helmet. Tahun 2017, 2018, 2019 kita ketemu lagi. Tahun 2020 COVID," ungkapnya.

Separuh kemudian mulai mengajukan permintaan pertemuan sejak TGS 2025. Namun, Kojima tidak hadir pada gelaran tersebut sehingga pertemuan baru dapat terealisasi tahun ini.

Dalam kunjungan tersebut, tim Separuh Interactive juga diajak berkeliling studio Kojima Productions. Mereka melihat fasilitas yang ada di dalamnya, termasuk ke cafetaria. Namun, mereka tidak diperbolehkan merekam selama tur.

"Speechless banget," kata Bayu menggambarkan pengalamannya.

Pertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di JepangPertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di Jepang Foto: Separuh Interactive

Hideo Kojima Beri Wejangan

Separuh Interactive tidak datang dengan tangan kosong. Mereka memberikan prototipe action figure karakter Agni serta batik bertema Kojima Productions x Separuh Interactive sebagai hadiah ulang tahun yang terlambat untuk Kojima.

Menurut Bayu, Kojima sangat senang mengetahui ada penggemar yang terinspirasi oleh karya-karyanya hingga akhirnya ikut menjadi pengembang game.

Kojima juga memberikan wejangan kepada tim Separuh Interactive. Pesannya sederhana, tetapi justru menjadi bagian paling berkesan dari pertemuan tersebut.

"Konteksnya tumbuh pelan-pelan dan keep humble," ujar Bayu.

Pesan untuk berkembang secara bertahap dan tetap rendah hati itu menjadi masukan Kojima yang paling membekas bagi tim.

"Kita belajar banyak bagaimana menjadi tetap humble walaupun sudah di posisi setinggi Hideo," lanjutnya.

Karya-karya Kojima sendiri memiliki pengaruh besar terhadap Agni. Bayu mengatakan pendekatan art direction game tersebut salah satunya terinspirasi dari game-game sinematik karya Kojima.

Pertemuan developer Indonesia Separuh Interactive dengan Hideo Kojima di JepangKunjungan Separuh Interactive dengan studio Hideo Kojima di Jepang Foto: Separuh Interactive

Jadi Motivasi Developer Indonesia

Separuh Interactive menegaskan mereka masih merupakan studio indie dengan skala UKM. Karena itu, mendapat perhatian dan masukan langsung dari Kojima menjadi suntikan motivasi besar.

"Dapat feedback dari dia itu benar-benar memotivasi kita buat jauh lebih baik lagi," kata Bayu.

Separuh juga berharap perjalanan mereka bisa menjadi inspirasi bagi developer game Indonesia lainnya untuk terus berkarya dan mencoba menembus pasar internasional.

"Kita pengen kasih inspirasi juga ke game developer lokal yang masih struggle kayak kita buat tetap terus berkarya sampai ke internasional, walaupun mungkin bakalan banyak tantangannya," pungkas Bayu.



(afr/afr)




Hide Ads