Video terbaru GTA 6 akan segera tayang di Netflix. Rencananya, kalau tidak mengalami penundaan seperti game-nya, cuplikan lengkap seri terbaru Grand Theft Auto ini tayang pada 27 Agustus 2026 pukul 3 sore ET atau sekitar 28 Agustus 2026 pukul 02.00 WIB.
"Pengungkapan Grand Theft Auto telah menjadi momen budaya tersendiri. Antisipasi dan antusiasme penggemar terhadap Grand Theft Auto VI belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami merasa terhormat bahwa Rockstar Games telah bermitra dengan kami untuk menayangkan bagian selanjutnya dari kisah Grand Theft Auto kepada anggota Netflix terlebih dahulu," kata Wakil Presiden Serial Nonfiksi, Brandon Riegg, dilansir Netflix, Rabu (26/8/2026).
GTA 6: An Extended Look merupakan video dengan durasi lebih panjang dibandingkan trailer satu dan dua yang rilis di YouTube Rockstar. Masih belum diketahui, lebih panjang di sini berapa menit atau bahkan mungkin bisa menyentuh satu jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai gambaran, trailer pertama GTA 6 berdurasi 1 menit 36 detik dan sudah ditonton hingga 289 juta kali. Sementara trailer keduanya sedikit lebih lama dua menit 47 detik dan telah ditonton 178 juta kali.
Trailer pertama memperkenalkan dua karakter utama Jason dan Lucia. Sedangkan trailer kedua berisi sejumlah scene yang memperlihatkan dua protagonis ini beraksi di dalam game GTA 6 di Vice City.
Lantas bagaimana dengan cuplikan terbarunya nanti? Ini yang masih menjadi misteri, karena Take-Two Interactive, Rockstar, dan Netflix tidak memberikan bocoran sedikit pun.
Bocoran malah datang dari pihak lain yang merupakan kelompok peretas anonim bernama CyberLeek. Bocorannya menampilkan gameplay dan peta GTA 6 sebelum akhirnya lenyap dari internet.
Insiden ini terjadi pada 18 Agustus 2026, sekitar sembilan atau 10 hari menjelang GTA 6: An Extended Look meluncur di Netflix. Konten yang bocor sekitar 13 klip video. Isinya memamerkan aktivitas Jason dan NPC.
Saat ini, Take-Two sebagai perusahaan induk Rockstar sedang memburu pembocor tersebut. Mereka mengajukan dua petisi untuk surat pengadilan di Distrik Selatan New York dan meminta kepada Microsoft beserta Discord menyerahkan informasi terkait kebocoran tersebut.
Dalam kasus Microsoft, Take-Two mencari informasi terkait repositori GitHub yang diduga menyimpan material milik perusahaan yang dilindungi hak cipta, termasuk konten audiovisual, karya seni, gambar, dialog, atau elemen kreatif lainnya.
Dalam kasus Discord, Take-Two meminta informasi terkait sejumlah akun dan server, termasuk pengguna Discord CYBERLEEK, CINEMATICROCKSTAR, dan Surfer24k; server DIscord yang dijalankan oleh kreator DarkViperAU; dan server lainnya bernama !Odyssey.