Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sejarah EA Sports Prediksi Pemenang Piala Dunia, Kok Bisa Benar Terus?

Sejarah EA Sports Prediksi Pemenang Piala Dunia, Kok Bisa Benar Terus?


Anggoro Suryo - detikInet

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 Spains Lamine Yamal and Argentinas Lionel Messi embrace after the match as Spain win the World Cup REUTERS/Jeenah Moon     TPX IMAGES OF THE DAY
Foto: REUTERS/Jeenah Moon
Jakarta -

Reputasi video game simulasi sepak bola EA Sports FC sebagai peramal masa depan yang ulung kembali terbukti. Keberhasilan mereka menebak Spanyol sebagai kampiun pada edisi 2026 mengukuhkan rekor tebakan akurat selama lima turnamen berturut-turut, sebuah pencapaian yang terus menarik perhatian publik luas.

Rekor tebakan jitu ini sebenarnya sudah dimulai sejak belasan tahun lalu. Meski skor akhir dan detail pertandingan tidak selalu sama persis dengan kenyataan, kemampuan sistem game ini dalam mengidentifikasi sang juara pada akhirnya selalu terbukti benar.

Berikut adalah rentetan sejarah tebakan akurat tersebut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Tahun 2010: Simulasi memprediksi Spanyol akan mengalahkan Belanda di final, dan tebakan ini terbukti akurat saat Spanyol mengangkat trofi untuk pertama kalinya.
  • Tahun 2014: Game ini dengan tepat mengantisipasi final antara Jerman dan Argentina, dengan Jerman keluar sebagai pemenang di Brasil.
  • Tahun 2018: Tren berlanjut ketika game memproyeksikan Prancis memenangkan turnamen setelah menumbangkan Kroasia di partai puncak.
  • Tahun 2022: Simulasi sekali lagi menebak dengan jitu kemenangan Argentina atas Prancis di Qatar.
  • Tahun 2026: Prediksi terbaru EA kembali terbukti kebenarannya setelah Spanyol berhasil meraih gelar juara dunia kedua mereka.

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Bagaimana EA Sports FC membuat prediksi

Banyak pihak mungkin bertanya-tanya bagaimana sebuah video game bisa secara konsisten menebak hasil turnamen olahraga terbesar di dunia yang terkenal akan ketidakpastiannya. Jawabannya terletak pada pendekatan berbasis data dan teknologi algoritma.

Simulasi di dalam EA Sports FC ditenagai oleh basis data raksasa yang berisi informasi sangat rinci mengenai para pemain dan tim nasional. Beberapa variabel penting yang dimasukkan ke dalam perhitungan sistem meliputi:

  • Peringkat pemain secara individu.
  • Kekuatan keseluruhan sebuah tim.
  • Atribut taktis dan strategi permainan.
  • Catatan performa historis.
  • Berbagai variabel statistik pendukung lainnya.

Menggunakan kecerdasan buatan dan algoritma canggih, sistem kemudian menyimulasikan ribuan pertandingan untuk menghasilkan kemungkinan hasil akhir turnamen. Seluruh simulasi ini berupaya mencerminkan kondisi dunia nyata sedekat mungkin, menghasilkan proyeksi murni berdasarkan data yang tersedia pada saat itu.

Meskipun proses ini tidak bisa disebut sebagai ilmu pasti, peningkatan kecanggihan analitik sepak bola digital telah membuat prediksi ini semakin meyakinkan di setiap siklus Piala Dunia. Keberhasilan menebak juara lima kali berturut-turut ini jelas bukan sekadar kebetulan, melainkan bukti dari kekuatan pengolahan data besar di era modern, demikian dikutip detikINET dari NDTV, Senin (20/7/2026).



(asj/fay)




Hide Ads