Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Jelang Perilisan GTA 6 Rilis, Microsoft Malah Mau Menaikan Harga Xbox Series

Jelang Perilisan GTA 6 Rilis, Microsoft Malah Mau Menaikan Harga Xbox Series


Panji Saputro - detikInet

Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), Microsoft akan memangkas 650 karyawan di divisi game Xbox. Langkah ini merupakan PHK ketiga di unit video games Microsoft.
Xbox. Foto: AP Photo/Kamil Zihnioglu
Jakarta -

Game Grand Theft Auto (GTA) 6 akan hadir di Xbox Series X/S pada tahun ini. Namun sayangnya, beberapa bulan menjelang peluncuran game terbaru Rockstar tersebut, Microsoft mengumumkan bahwa harga konsol mereka naik.

"Terhitung mulai 1 Agustus 2026, kami akan memperbarui harga di seluruh dunia. Harga konsol Xbox akan naik sebesar USD 100 untuk model 512 GB dan USD 150 untuk model 1 TB. Kami juga akan menghentikan produksi model 2 TB," ujar Xbox dalam pernyataan resminya, Minggu (28/6/2026)

Padahal, setelah menaikkan harga di AS, mereka berharap tidak melakukannya lagi sembari mencari pemasok untuk mengatasi kelangkaan memori.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Sayangnya, harga penyimpanan dan memori konsol telah meningkat lebih dari 2,5 kali lipat dan kami memperkirakan akan meningkat dua kali lipat lagi pada musim gugur 2027," kata Xbox.

Xbox mengungkapkan saat ini seluruh industri elektronik sedang berjuang dengan kelangkaan ini. Mereka menyampaikan kalau dampaknya sangat terasa pada konsol.

"Tidak seperti telepon, komputer, speaker, dan perangkat konsumen lainnya, konsol biasanya tidak dijual dengan keuntungan, melainkan dengan harga lebih rendah daripada biaya pembuatannya," tambahnya.

Seperti yang dijelaskan tadi, pengumuman kenaikan harga konsol Xbox ini datang menjelang perilisan GTA 6 pada 19 November 2026. Beriringan dengan hal itu, diperkirakan Xbox Series dan PS5 akan mengalami lonjakan permintaan secara signifikan.

Namun, ada kekhawatiran baik Sony maupun Microsoft tidak akan mampu memenuhi permintaan yang disebabkan oleh perilisan GTA 6. Krisis yang terjadi tak lepas dari pengaruh AI yang membuat produsen perangkat keras kesulitan, tidak hanya dalam mendapatkan komponen, tetapi juga saat ingin meluncurkan produk dengan harga terjangkau.

Awal bulan ini, CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, mengatakan bahwa biaya konsol baru maupun yang sudah ada sebelumnya, akan membutuhkan model bisnis berbeda selama generasi mendatang.

"Industri telah mencapai titik di mana akan sulit untuk membayangkan khalayak luas masih mampu membeli konsol generasi baru dengan harga ribuan dolar," ucapanya.




(hps/hps)






Hide Ads