Awal tahun ini, PlayStation berencana menarik diri dari strategi merilis sejumlah game eksklusif PS5 ke PC. Kini, keputusan tersebut benar-benar terwujud.
Dalam unggahan barunya di media sosial, reporter Bloomberg, Jason Schreier, Minggu (24/5/2026), mengklaim bahwa CEO PlayStation Studios, Hermen Hulst, mengatakan kepada staf minggu ini bahwa sejumlah game single player, seperti Ghost of Yotei, Saros, dan Marvel's Wolverine, akan tetap menjadi eksklusif konsol.
Namun game multiplayer seperti Marathon akan tetap dirilis di berbagai platform gaming. Kendati demikian, sayangnya, ritme Sony dalam merilis game seperti Spider-Man, The Last of Us, dan Horizon di PC beberapa bulan atau tahun setelah rilis di PlayStation telah berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari banyaknya dugaan yang mengarah ke perubahan strategi ini, salah satu alasan paling berpengaruh ialah kinerja game eksklusif PlayStation di PC tidak cukup baik. Sebagai contoh, Marvel's Spider-Man 2 terjual 16 juta kopi di PS5, tetapi hanya 700 ribu di PC.
Menurut studi yang dilakukan oleh Newzoo, penundaan rilis mungkin menjadi penyebabnya. Data yang mereka dapatkan menunjukkan bahwa judul-judul PlayStation yang diporting ke PC setelah peluncuran di konsol, biasanya hanya menyumbang sekitar 13% dari total pemain di PC dalam tiga bulan pertama di kedua platform.
Faktor lain yang berperan penting selain waktu perilisan, yakni harga jualnya tetap mahal padahal sudah melewati siklus promosi dan pemasaran. Belum lagi tidak sedikit yang menilai kualitas buruk di beberapa port yang merusak persepsi PlayStation di PC.
Dari laporan Bloomberg, sebuah faksi di dalam PlayStation juga telah menyatakan kekhawatiran bahwa merilis game eksklusif di PC berisiko merusak merek konsolnya. Hal lain yang ditakutkan ialah akan merugikan penjualan PS5 dan penerusnya.
(hps/fay)