Kabar mengejutkan datang dari Microsoft Gaming. Dua petingginya hengkang dan sekarang divisi ini dipimpin oleh seseorang yang berkecimpung di dunia kecerdasan buatan (AI).
Phil Spencer yang sebelumnya menjabat sebagai CEO Microsoft Gaming mendadak memutuskan pensiun, setelah mengabdi selama 38 tahun. Kekosongan yang ditinggalkannya ini sekarang diisi oleh Asha Sharma, yang pernah menjabat sebagai Presiden produk CoreAI Microsoft.
"Saya telah memutuskan untuk pensiun dan memulai babak selanjutnya dalam hidup saya. Ini adalah tonggak penting yang memberi saya kesempatan untuk merenungkan perjalanan luar biasa yang beruntung saya lalui bersama begitu banyak dari Anda," kata Spencer, dikutip dari X, Senin (23/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Krisis RAM Bikin Peluncuran PS6 Tertunda |
Spencer mengaku gembira Sharma menjadi penggantinya. Dirinya menjelaskan timnya di Microsoft Gaming ditempati oleh orang-orang yang luar biasa, penuh dengan bakat, semangat, dan komitmen dalam memberikan pengalaman mendalam kepada gamer.
"Mulai sekarang, saya akan terus melakukan apa yang selalu sangat penting bagi saya: menyemangati tim yang mendorong industri ini maju dan bermain bersama komunitas yang luar biasa ini. Sampai jumpa online," jelasnya.
Petinggi divisi gaming lain yang dimaksud adalah Sarah Bond. Ia memustuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Xbox, dan sempat digadang-gadang oleh banyak orang di dalam maupun di luar Microsoft sebagai penerus Spencer.
Spenser menilai Bond telah berperan penting selama periode penting Xbox, mulai dari membentuk strategi platform, memperluas Game Pass dan cloud gaming, mendukung peluncuran perangkat keras baru, hingga memandu beberapa momen paling krusial perusahaan.
Sementara Sharma sebagai pemimpin baru menyatakan akan berupaya membuat perusahaan lebih berkembang dan mempertahankan yang sudah ada. Ia mengungkapkan akan menciptakan model bisnis dan cara bermain yang baru, dengan mengandalkan tim, karakter, dan dunia ikonik perusahaan yang sudah dicintai banyak orang.
"Kami akan membangun platform dan alat bersama yang memberdayakan pengembang dan pemain untuk menciptakan dan berbagi kisah mereka sendiri," ujarnya.
Baca juga: AMD Bocorkan Jadwal Rilis Xbox Terbaru |
(hps/fay)