Gamer Perempuan di Asia Hampir 2 Kali Penduduk RI, Banyak!

Gamer Perempuan di Asia Hampir 2 Kali Penduduk RI, Banyak!

ADVERTISEMENT

Gamer Perempuan di Asia Hampir 2 Kali Penduduk RI, Banyak!

Panji Saputro - detikInet
Selasa, 15 Nov 2022 19:53 WIB
Kegiatan bermain game biasanya lebih digandrungi laki-laki. Faktanya cukup mengejutkan, gamer wanita mencapai lebih dari 40% dari jumlah populasi gamer di Asia.
Kegiatan bermain game biasanya lebih digandrungi pria. Faktanya cukup mengejutkan, gamer wanita mencapai lebih dari 40% dari jumlah populasi gamer di Asia. (Foto: UniPin SEACA 2022)
Jakarta -

Kegiatan bermain game biasanya lebih digandrungi oleh laki-laki. Namun faktanya cukup mengejutkan, di mana gamer wanita juga tak kalah banyak. Di Asia saja, jumlahnya dua kali lipat penduduk di Indonesia.

Ashadi Ang, Chief Executive Officer UniPin, mengungkapkan data yang menarik terkait industri game pada tahun 2020. Dirinya menyampaikan, bahwa jumlah gamer ladies di industri esports meningkat drastis selama beberapa tahun ini.

"Sebuah studi dari Google mengatakan, bahwa gamer wanita saat ini mencapai hingga 45% dari jumlah populasi gamer di Asia," ungkap Ashadi, dalam konferensi pers UniPin Southeast Asia Cyber Arena (SEACA) 2022 di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Menariknya jumlah tersebut melonjak dari tahun sebelumnya. Merujuk dari penelitian yang dilakukan oleh Google dan Niko Partner, saat itu wanita turut andil hingga 38% dari total 1,33 miliar gamer di Asia.

Untuk angkanya sendiri terbagi dari beberapa wilayah, seperti di China, dari total 494 juta gamer wanita di Asia, negara ini memiliki 308 juta. Lalu diikuti oleh 100 juta gamer wanita di Asia Tenggara, 54 juta di India, 18,4 di Jepang, dan 13,6 juta di Korea.

Mengacu pada data yang dibeberkan Kemendagri, jumlah penduduk Indonesia per Oktober tahun 2022, yakni 275 juta jiwa. Jadi, bila total gamer wanita di Asia dibandingkan dengan populasi di Tanah Air saat ini, jumlahnya hampir dua kali lipat penduduk di Indonesia.

Namun perlu diingat, itu merupakan data yang didapatkan pada tahun 2019 dan 2020. Nah mengingat saat ini sudah tahun 2022, kemungkinan angkanya akan lebih besar, ditambah secara perlahan membludaknya kompetisi esports khusus wanita.

Hal inilah yang sepertinya dipahami betul oleh UniPin. Turnamen esports terbesar di Asia Tenggara bertajuk SEACA 2022 ini, tak hanya menyajikan persaingan dari para pemain profesional laki-laki saja, akan tetapi turut memberikan kesempatan kepada wanita.

"Guna memaksimalkan potensi dari para gamer ladies ini, Unipin SEACA tahun ini bermaksud untuk menjadi platform bagi setiap gamers, untuk mengikuti dan berkompetisi di tingkat internasional dan menunjukkan pada dunia bahwa mereka mampu tanpa harus dibatasi oleh gender," ujar Ashadi.

Menyambung pernyataan itu, SVP UniPin Community, Debora Imanuella, pun mengatakan alasan mengapa harus ada turnamen khusus wanita. Menurutnya, hal ini bertujuan memfasilitasi mereka kaum hawa agar berani masuk ke kompetisi.

"Kenapa harus ada turnamen khusus cewek, sebetulnya itu untuk memberikan wadah bagi teman-teman kita yang perempuan, untuk mereka berani step into the competitive scene. Jadi step into dulu aja ke kompetitif, karena misalnya cewek itu pasti lebih nyaman sesama cewek lah gitu," kata Debora.

SEACA 2022 sendiri sudah resmi dimulai dari tanggal 15-27 November mendatang. Mereka membawa tiga game mobile yang akan dikompetisikan, di antaranya PUBG Mobile (pria dan wanita dipisah), Mobile Legends (Wanita), dan Magic Chess (pria dan wanita digabung).

Selain berkesempatan menyabet gelar juara, ada pula apresiasi finansial yang telah disiapkan. UniPin menyuguhkan total hadiah yang cukup banyak hingga Rp 436 juta.



Simak Video "Indonesia Esport Summit Resmi Dibuka"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT