Indonesia Jadi Pasar Game Terbesar di Asia Tenggara & ke-17 Dunia

Indonesia Jadi Pasar Game Terbesar di Asia Tenggara & ke-17 Dunia

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 01 Des 2021 12:15 WIB
Indonesia Jadi Pasar Game Terbesar di Asia Tenggara, Urutan ke-17 Dunia
Indonesia Jadi Pasar Game Terbesar di Asia Tenggara, Urutan ke-17 Dunia (Foto: IGDX)
Jakarta -

Industri game di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2016 - 2020. Di mana Tanah Air ini, mampu meraup pendapatan sebesar USD 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,7 triliun.

Dengan pencapaian tersebut, Indonesia saat ini merupakan pasar Industri game terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, juga menduduki peringkat ke-17 dunia, di mana tercatat sebanyak 52 juta penduduknya merupakan gamer.

Oleh sebab itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI) melakukan kolaborasi spektakuler. Mereka menghadirkan Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2021, dengan sejumlah program seperti IGDX Academy, IGX Business, IGDX Career dan IGDX Conference.

Di mana semuanya berisi pelatihan, pengembangan, pendampingan dan perluasan jaringan untuk pelaku industri game di Tanah Air. Khususnya bagi para developer game lokal.

Setelah kurang lebih empat bulan dihelat, rangkaian kegiatan IGDX 2021 ditutup dalam acara bertajuk IGDX Conference pada 20 - 21 November lalu. Mereka mendatangkan tokoh penting dari pemerintah dan pelaku industri ini, baik lokal maupun asing, untuk berbagai informasi terkait perkembangan video game di Indonesia.

Tidak hanya itu saja, ini menjadi puncak acara dengan menyuguhkan sekitar 40 peserta, yang menunjukkan hasil karya indah mereka secara virtual. Dari total tersebut, 10 kontestan merupakan partner dari universitas dan perusahaan game luar negeri.

I Nyoman Adhiarna, Direktur Ekonomi Digital, Kominfo RI, menyampaikan bahwa IGDX 2021 bisa menjadi pondasi, agar menciptakan industri game di Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun.

"Dengan harapan, selepas kegiatan IGDX 2021, para game developer Tanah Air akan naik level menjadi lebih baik, dari segi pengembangan produk maupun pengaturan entitas bisnis yang lebih profesional dan mumpuni," tutur I Nyoman Adhiarna, dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (1/12/2021).

Ia pun mengajak kepada seluruh teman-teman, yang berkecimpung di industri teknologi permainan dan game untuk terus berkarya, berinovasi, berkolaborasi, pro aktif mendukung.

"Selain itu memberikan saran pada setiap program dan kegiatan Kominfo RI. Agar seluruh pelaku industri game lokal bisa menjadi pelaku-pelaku industri yang lebih baik dari hari ke hari. Menghasilkan produk-produk game berkualitas internasional. Lalu menjadi penguasa pangsa pasar industri game di negara kita tercinta, Indonesia," tutupnya.



Simak Video "Jubir: Masalah Kebocoran Data Bukan Hanya Tugas Kominfo Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)