Atlet Esports BTR Branz Diskors Karena Skandal Asusila

Atlet Esports BTR Branz Diskors Karena Skandal Asusila

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 06 Mei 2021 22:36 WIB
Atlet Esport BTR Branz Diskors Karena Skandal Asusila
Atlet Esport BTR Branz Tidak Bisa Ikut MSC 2021 Karena Skandal Asusila (Foto: Screenshot Youtube MPL Indonesia)
Jakarta -

Bigetron Alpha mengumumkan bahwa salah satu pemainnya tidak bisa mengikuti MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021. Karena skandal asusila, BTR Branz tidak dapat bermain di turnamen tersebut.

Melalui akun Instagram, salah satu tim esports Indonesia, Bigetron Esports menyampaikan bahwa player dengan nickname BTR Branz akan vakum selama satu bulan dan tidak dapat mengikuti MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021. Hal ini dikarenakan kegaduhan yang disebabkan oleh salah satu pemain mereka, Jabran Bagus Wiloko alias BTR Branz.

"Terkait dengan adanya peristiwa yang baru saja terjadi, kami pihak Management Bigetron Esports memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi," tulis Bigetron Esports, dikutip detikINET dalam postingan Official Statement di Instagram, Kamis (6/5/2021).

Pihaknya telah memberikan peringatan keras kepada Branz. Bigetron Esports juga telah memberikan sanksi di mana dicabutnya hak pemain tersebut selama satu bulan penuh dan tidak akan ikut serta dalam segala aktivitas kompetitif di Mobile Legends.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa Jabran 'Branz' Bagus Wiloko telah mendapatkan peringatan keras dari kami dan sebagai sanksinya, pihak terkait telah dicabut haknya selama sebulan penuh dan tidak akan ikut serta dalam segala aktivitas kompetitif di skena Mobile Legend," kata Bigetron Esports.

Bigetron Esports menambahkan bahwa Branz tidak akan ikut serta dalam turnamen resmi internasional Moonton yang akan datang. Turnamen tersebut, yakni Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC), hingga turnamen itu selesai.

Sebelumnya, Bigetron Alpha merupakan salah satu finalis di MPL ID Season 7. Kemudian mereka berhasil dikalahkan oleh Evos Legends dengan skor akhir 4 - 2.

Meskipun kalah, mereka merupakan perwakilan Indonesia di turnamen MSC 2021 bersama dengan sang juara, Evos Legends. Turnamen ini akan diselenggarakan mulai dari penyisihan grup pada 7 - 10 Juni, dan babak playoff pada 11 - 13 Juni.

Dimana sebanyak delapan negara akan bertanding dan mereka akan memperebutkan total hadiah sebesar USD 150.000 (sekitar 2,1 miliar rupiah). Melalui informasi yang tertera di website resmi MSC, delapan negara tersebut, yakni Filipina, Indonesia, Thailand, Laos, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Vietnam.

Terkait skandal asusila tersebut, tidak disebutkan secara resmi kejadiannya. Namun, patut diduga terkait dengan video yang beredar di YouTube. Saat itu sedang ada live streaming, lalu terdengar suara yang tidak senonoh dan kemudian dipermasalahkan oleh berbagai pihak.



Simak Video "Induk TikTok Akuisisi Pembuat Mobile Legends, Gelontorkan Rp 57 T"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)