Microsoft Beli Pembuat Game Fallout dan Doom Senilai Rp 110,3 Triliun

Microsoft Beli Pembuat Game Fallout dan Doom Senilai Rp 110,3 Triliun

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 22 Sep 2020 07:10 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Microsoft membeli perusahaan induk developer pembuat Doom dan Fallout. Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Gagal meminang TikTok, Microsoft malah berhasil mencaplok perusahaan induk dari Bathesda Softworks yang membuat game Fallout, Doom, Elder Scrolls, Wolfenstein, Dishonored, Prey dan Quacke. Perusahaan yang dimaksud adalah ZeiMax Media, dibeli seharga USD 7,5 miliar atau sekitar Rp 110,3 triliun.

Kesepakatan ini tiga kali lipat dari $ 2,5 miliar yang dibayarkan Microsoft untuk Mojang , perusahaan di belakang Minecraft, pada tahun 2014. Ini akan menjadi akuisisi video game termahal yang pernah dimiliki Microsoft.

"Sebagai pengembang dan penerbit game yang terbukti, Bethesda telah meraih kesuksesan di berbagai kategori game, dan bersama-sama, kami akan melanjutkan ambisi kami untuk memberdayakan lebih dari tiga miliar gamer di seluruh dunia," kata CEO Microsoft Satya Nadella dalam sebuah pernyataan.

Dengan pembelian ZeiMax Media, Microsoft telah menambah jumlah studio pengembangan game internal Xbox menjadi 23 dari sebelumnya 15, dan memberikan mereka kendali atas beberapa waralaba paling populer di industri game. Microsoft juga berencana untuk menjalankan Bethesda sebagai divisinya sendiri, dengan kepemimpinan dan struktur yang utuh.

Setelah kesepakatan diselesaikan, properti Bethesda termasuk The Elder Scrolls, Fallout, Wolfenstein, Quake, Starfield dan DOOM akan menjadi milik Microsoft. Seri ini akan ditambahkan ke Xbox Game Pass, layanan cloud gaming berbasis langganan yang telah mencapai 15 juta pelanggan. Ini tentunya akan menambah daya tarik Xbox Series X yang tak lama lagi dibuka pre-ordernya.

"Ini adalah hari yang mendebarkan bagi perusahaan ini, karyawan kami, dan penggemar kami. Kami telah menikmati kemitraan yang erat dengan Microsoft selama beberapa dekade, dan kesepakatan ini merupakan perkembangan alami dari tahun-tahun kerja sama tersebut," kata Robert A Altman, Chairman dan CEO ZeniMax mengomentari kesepakatan dengan Microsoft. "Pemenang besar hari ini adalah penggemar kami. Kami terus mengembangkan daftar game AAA kami, tetapi sekarang dengan skala Microsoft dan seluruh Game Stack, game kami akan menjadi lebih baik."



Simak Video "Microsoft Pamerkan Spesifikasi Xbox Series X"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)