Ultah ke-30, Solitaire Masih Dimainkan 35 Juta Orang

Ultah ke-30, Solitaire Masih Dimainkan 35 Juta Orang

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 23 Mei 2020 17:00 WIB
Microsoft Solitaire
Ulang Tahun ke-30, Microsoft Solitaire Masih Dimainkan 35 Juta Orang Foto: Istimewa
Jakarta -

Solitaire, salah satu game ikonik dari Microsoft, genap berusia 30 tahun pada Jumat (22/5). Untuk merayakan ulang tahunnya, Microsoft mengadakan event untuk memecahkan rekor dunia game Solitaire terbanyak yang dimainkan dalam sehari.

Dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (23/5/2020) walau usianya sudah menginjak kepala tiga, Solitaire masih dimainkan 35 juta orang setiap bulannya, dengan lebih dari 100 juta game dimainkan setiap harinya di seluruh dunia.

Solitaire pertama kali diperkenalkan sebagai bagian dari Windows 3.0 pada tahun 1990, dan dirancang khusus untuk mengajarkan pengguna bagaimana cara menggunakan mouse.

Saat itu pengguna komputer masih terbiasa dengan DOS berbasis teks dan tidak pernah menggunakan mouse sebelumnya. Dengan game ini, mereka belajar bagaimana melakukan drag-and-drop di Windows dengan cara yang menyenangkan.

Game ini diprogram oleh anak magang Microsoft bernama Wes Cherry, dengan desain card deck-nya dirancang oleh Susan Kare. Cherry awalnya memasukkan 'boss mode' ke dalam Solitaire, yang menampilkan spreadsheet palsu untuk mengelabui bos dan rekan kerja, tapi Microsoft meminta mode tersebut dihapus sebelum rilis.

Microsoft Solitaire, yang dulunya bernama Windows Solitaire, merupakan salah satu game yang paling banyak dimainkan di seluruh dunia karena selalu dimasukkan ke dalam semua versi Windows selama dua dekade. Artinya Solitaire telah dikapalkan bersama lebih dari satu miliar PC.

Popularitas Solitaire mendorong game ini untuk masuk ke dalam World Video Game Hall of Fame pada tahun lalu. Microsoft telah menyediakan game ini dalam 65 bahasa dan telah dimainkan di lebih dari 200 negara.

Solitaire sempat tidak menjadi bagian dari Windows 8, tapi kemudian kembali lagi di Windows 10. Saat ini game tersebut telah tersedia di hampir semua platform seperti Windows, iOS, Android bahkan web.



Simak Video "Microsoft Dikabarkan Akan Beli TikTok, Donald Trump Keukeuh Blokir"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)