Tampilan Grafis Memukau Unreal Engine 5 di PS5

Tampilan Grafis Memukau Unreal Engine 5 di PS5

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 14 Mei 2020 20:36 WIB
Tampilan grafis Unreal Engine 5 di PlayStation 5.
Tampilan grafis Unreal Engine 5 di PS5. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Epic Games mengumumkan engine game terbarunya, yaitu Unreal Engine 5 (UE5), lewat tampilan demo yang memukau di PlayStation 5 (PS5).

Kemampuan maksimal konsol generasi selanjutnya itu, menurut Epic, baru bisa terlihat saat developer sudah bisa mengakses secara penuh software kreatif seperti UE5. Sehingga mereka bisa 'memeras' semua kemampuan hardware dan software yang ada di konsol seperti PS5 dan Xbox Series X.

"Biarkan grafis yang berbicara. Epic selalu mendorong untuk mengeluarkan semua kemampuan yang ada. Tujuan kami tak cuma memberikan lebih banyak fitur ke developer," ujar CEO Epic Games Tim Sweeney.

"Masalah terberat dalam pengembangan game saat ini adalah membangun game berkualitas tinggi membutuhkan waktu dan biaya yang sangat banyak. Jadi kami ingin membuat pekerjaan developer lebih mudah dan bisa lebih produktif," tambahnya.

Untuk memperlihatkan kemampuan UE5 ini Epic membuat sebuah demo yang dijalankan pada PS5 versi developer dan merekam hasil videonya. Hasilnya yang ditunjukkan terlihat sangat memukau dengan visual yang sangat bagus, dikombinasikan dengan tingkat detail dan pencahayaan realistis layaknya sebuah foto yang memang dijanjikan oleh Epic.

"Konsol generasi selanjutnya akan memberikan 'quantum leap' untuk konsumen, dan UE5 adalah pencapaian tersendiri di atas itu," ujar Kim Libreri, Chief Technology Officer Epic.

Libreri juga yakin kalau developer bisa menghasilkan game dengan kualitas visual seperti itu menggunakan konsol generasi selanjutnya dan UE5, tak cuma ada dalam demo yang dioptimasi oleh Epic ini.

Demo yang ditampilkan oleh Epic ini disebut dirender dalam resolusi 1440p dengan frame rate 30 fps menggunakan dynamic resolution dan tanpa berbagai fitur dan teknologi semacam ray tracing hardware-accelerated, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (14/5/2020).

Hal ini dikarenakan demo ini didesain untuk menunjukkan teknologi engine game milik Epic tanpa perlu memikirkan elemen seperti resolusi dan performa. Dua elemen ini tampaknya memang harus dikorbankan oleh para developer tanpa memikirkan engine apa yang dipakai, atau hardware yang bakal menjalankan gamenya.

Tujuan utama dari UE5 adalah membantu developer untuk membangun game yang bisa hadir di mana pun, dari mulai ponsel sampai PC dengan spesifikasi tinggi.

"Anda bisa membuat game konsol high end yang terlihat fantastis dan kamu juga bisa membuat game ini berfungsi di ponsel, dan anda bisa mendapat audiens jauh lebih banyak dari sekadar audiens game hardcore dengan mengapalkan game ke berbagai platform," ujar Sweeney.

Sweeney mencontohkan kesuksesan Fortnite yang kini dimainkan oleh 267,7 juta orang, atau lebih banyak dari jumlah rakyat Indonesia. UE5 sendiri memang mendukung banyak platform seperti konsol generasi selanjutnya macam PS5 dan Xbox Series X, konsol yang ada saat ini, PC, Mac, iOS, dan Android.

[Gambas:Youtube]




(asj/fay)