Minggu, 13 Okt 2019 12:36 WIB

Keriuhan Kick Off Piala Presiden eSports 2020

Aisyah Kamaliah - detikInet
Foto: detikINET/Aisyah Kamaliah Foto: detikINET/Aisyah Kamaliah
Jakarta - Pemerintah berupaya mendukung lahirnya talenta eSports, yang mana bidang tersebut tumbuh sangat cepat belakangan ini. Hal tersebut diungkap saat Kick Off Piala Presiden eSports 2020.

"Pemerintah sangat concern terhadap talenta muda termasuk dalam hal ini eSports," kata Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI (Purn) Moeldoko dalam acara Kick Off Piala Presiden 2020, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019).



Usai dilakukannya kick off, Piala Presiden Esport (PPE) akan mulai bergulir ke tahap kualifikasi, baik regional maupun negara-negara di Asia, seperti Vietnam, Thailand, Filipina dan Kamboja.

"Kita berharap pertumbuhan eSports tidak saja akan menghasilkan sebuah hiburan, tapi kita meyakini eSports mendorong pertumbuhan teknologi dan ekonomi Indonesia. Untuk itu, jangan kalian, pemerintah bersama kalian," sambungnya.

Keriuhan Foto: detikINET/Aisyah Kamaliah


PPE ini akan mempertandingkan beberapa game, yaitu Free Fire, Football PES 2020, game casual Mobile Premier League dan satu game nasional yang masih dikurasi oleh Dewan Kurasi Game Nasional.


Berdasarkan pandangan mata detikINET yang menghadiri langsung event ini, terlihat sepanjang jalannya acara, kursi yang tersedia di Tennis Indoor Stadium, Komplek Gelora Bung Karno ini terisi penuh. Para gamer hadir dan berkumpul tak henti-hentinya berteriak yang menandakan keriuhan acara tersebut.

"Aku dari Epicentrum, emang suka game makanya ke sini," kata salah satu gamer yang datang bersama kedua temannya menceritakan kepada detikINET.



Simak Video "Kuy Main-main ke Markas Onic Esports di Grogol!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)