Senin, 29 Apr 2019 15:18 WIB

Game Ini Bawa Pemain Jelajahi Lokasi Bencana Chernobyl

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Istotopium: Chernobyl. Foto: dok. Istotopium: Chernobyl Istotopium: Chernobyl. Foto: dok. Istotopium: Chernobyl
Jakarta - Ledakan di pembangkit listrik tenaga nuklir yang terjadi di Chernobyl, Ukraina, 33 tahun silam, menginspirasi dua orang pengembang game untuk membuat permainan berdasarkan suasana kota setelah musibah itu terjadi. Isotopium: Chernobyl jadi nama dari game tersebut.

Latar tempat dari game tersebut berada di Prypat, dekat Chernobyl. Para pemain harus menjelajahi 'kota hantu' yang sungguh ada di dunia nyata itu menggunakan tank untuk mengalahkan para musuh dan mengumpulkan energi bernama isotopium.


Menariknya, Sergey Beskrestnov dan Alexey Fateyev yang membuat game tersebut menggunakan Google Maps dan ratusan gambar dari kawasan Chernobyl untuk membuat penampakan Prypat di dalam permainan tersebut. Lebih lagi, seluruh aspek yang digunakan di dalam set game ini adalah nyata.

Mereka membangun sebuah miniatur kota seluas 180 meter persegi di ruang bawah tanah sebuah apartemen di Brovary, Ukraina. Aksesori pelengkap seperti tanda peringatan paparan radioaktif pun tak lupa dibuat oleh kedua orang tersebut.

Bahkan, tank yang digunakan oleh para pemain juga asli, yaitu sebuah mainan remote control. Ada kamera yang terpasang di atas tank tersebut sebagai sudut pandang pemain yang benar-benar mengendalikan game tersebut saat bermain.

Sayangnya, karena aspek-aspek tersebut, game ini tidak bisa dimainkan secara bersama-sama tanpa batasan orang seperti PUBG dan Fortnite. Batasannya hanya sampai 20 orang untuk sekali main selama satu jam, dengan per orang dikenai biaya USD 9, atau sekitar Rp 127 ribu.

Meski begitu, Beskrestnov mengatakan sudah ada lebih dari 62 ribu orang di seluruh dunia yang mendaftar untuk bermain. Termasuk di dalamnya adalah 15 ribu orang dari Perancis dan 10 ribu orang dari Amerika Serikat.

Ke depannya, para kreator tersebut ingin membuat game baru dengan konsep serupa, namun cerita yang lebih berkembang. Mereka berniat untuk menghadirkan kolonisasi Mars yang dapat dimainkan oleh 1.000 orang secara bersamaan, yang masing-masing mengendalikan robot dan menjalani misi berbeda-beda.


"Banyak orang menyarankan kami untuk menghubungi Elon Musk secara langsung karena ini berhubungan dengan mimpi dan idenya," kata Beskrestnov berkelakar, sebagaimana detikINET kutip dari Reuters, Senin (29/4/2019).

Mungkin tidak ada salahnya memang jika Beskrestnov benar-benar menghubungi pria berjuluk Iron Man itu. Siapa tahu, ia bisa menjadi manusia pertama yang diboyong SpaceX ke Mars nantinya.

Untuk melihat bagaimana gameplay Isotopium: Chernobyl, berikut video mengenai permainan tersebut:



Game Ini Bawa Pemain Jelajahi Lokasi Bencana Chernobyl
(mon/fyk)