Selasa, 18 Des 2018 05:57 WIB

Gaet Investor, Pembuat Pokemon Go Kini Bernilai Rp 58 Triliun

Anggoro Suryo Jati - detikInet
CEO Niantic John Hanke. Foto: Stephen Lam/Getty Images CEO Niantic John Hanke. Foto: Stephen Lam/Getty Images
Jakarta - Niantic, yang terkenal dengan Pokemon Go-nya, baru-baru ini mendapat suntikan dana sebesar USD 200 juta, yang membuat mereka kini bernilai USD 4 miliar atau sekitar Rp 58 triliun.

Pada 2017, Niantic mendapat suntikan dana USD 200 juta, dengan valuasi sekitar USD 2,7 miliar. Dengan suntikan dana terbaru ini artinya para investor masih percaya dengan Niantic meski pamor Pokemon Go sudah jauh menurun dibanding saat baru dirilis, meski kini masih berada dalam daftar 200 aplikasi paling banyak diunduh di Amerika Serikat.

Sebagai perbandingan, USD 4 miliar adalah valuasi Epic Games pada awal 2018 ini. Namun setelah mendapat suntikan dana pada akhir Oktober lalu, pembuat Fortnite itu valuasinya melonjak menjadi USD 15 miliar.

Epic Games sendiri saat baru merilis Fortnite pada 2012 valuasinya hanya USD 660 juta, demikian dikutip detikINET dari Polygon, Selasa (18/12/2018).


Baik Niantic ataupun Epic Games bukanlah perusahaan publik yang sahamnya dijual secara bebas. Tak seperti Take-Two Interactive -- induk 2K Games dan Rockstar -- yang kini kapitalisasi pasarnya USD 11,7 miliar, Electronic Arts yang valuasinya USD 24,2 miliar, atau Activision Blizzard yang nilainya USD 36,4 miliar. (asj/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed