Developer PUBG Tuntut Fortnite

ADVERTISEMENT

Developer PUBG Tuntut Fortnite

Raden Fadli Sumawilaga - detikInet
Jumat, 01 Jun 2018 19:15 WIB
Jakarta - PUBG Corp, selaku developer game Player Unknown's Battleground (PUBG), kembali mengajukan gugatan terhadap salah satu developer game.

Setelah sebelumnya mereka pernah menggugat game Rules of Survival, kali ini perusahaan yang berbasis di Korea tersebut mengajukan gugatan terhadap Epic Games sejak Januari lalu. Isi gugatan tersebut berupa tuduhan pelanggaran hak cipta yang telah dilakukan oleh game Fortnite.

Epic Games meluncurkan mode Battle Royale untuk Fortnite pada September tahun lalu, usai merilis mode Free The World. Namun developer game PUBG, Bluehole menilai ada kemiripan mode game pada Battle Royale dengan PUBG, sehingga Bluehole mengalayangkan gugatan.



Bluehole VP and Executive Producer, Chang Han Kim mengungkapkan bahwa mereka sendiri menggunakan Unreal Engine 4 besutan Epic Games. Namun, ia pun merasa prihatin atas apa yang terjadi saat ini.

"Setelah mendengarkan feedback yang berkembang dari komunitas kami dan meninjau alur permainan untuk diri kami sendiri, kami merasa prihatin bahwa Fortnite mungkin menyalin gameplay dari PUBG," kata Kim seperti dikutip detikINET dari PC Gamer, Jumat (1/6/2018).

Bluehole juga menyatakan bahwa mereka telah membayar royalti besar kepada Epic Games atas penggunaan Unreal Engine 4 pada game PUBG. Mereka pun menyayangkan pihak Epic Games membuat mode Battle Royale tanpa sepengetahuan mereka atau diskusi sekalipun.

Hal tersebut membuat pihak Bluehole merasa kecewa terhadap Epic Games. Bluehole pun menganggap Fortnite sebagai game plagiasi karya mereka.



Hingga saat ini, belum diketahui kapan proses pengadilan terkait persoalan ini akan dimulai. Baik Bluehole maupun Epic Games hanya dapat menunggu Seoul Central District Court untuk memutuskan apakah Fortnite memang menyalin game PUBG secara keseluruhan atau tidak. (agt/agt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT