Selasa, 06 Feb 2018 14:18 WIB

Jutaan Cheater PlayerUnknown's Battleground Kena Blokir

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Game PlayerUnknown's Battleground (PUBG) saat ini masuk dalam salah satu game PC paling populer. Namun, tidak semua gamer PUBG bermain jujur.

Penyedia software anti-cheat BattleEye mengungkap fakta yang mengejutkan terkait game shooter battle royale itu. Menurut data terbaru per Januari 2018, pihaknya sudah memblokir jutaan pemain yang menggunakan cheat.

"Kami telah memblokir 1.044.000 cheater PUBG di bulan Januari. Sayangnya hal ini terus meningkat," cuit BattleEye lewat Twitter.

BattleEye menyebut sistem anti-cheat miliknya dapat diandalkan. Didirikan sejak tahun 2004, software buatannya sudah dipakai untuk melindungi sejumlah game, termasuk seri game Battlefield dan Arma, tak ketinggalan Battlefield 1942 dan DayZ.

Software milik BattleEye bisa disebut sebagai solusi proaktif, artinya sistem secara aktif akan mencari software tak diundang di komputer pemain. Menggunakan data yang dikumpulkan dari BattleEye, developer dan publisher bisa memberlakukan blokir, baik SteamID maupun akun global.

Mengacu data yang dirilis di Twitter tersebut, cheat di PUBG meningkat dramatis. Akselerasi ini terjadi di bulan Oktober di mana tercatat 322.000 cheater diblokir dari game. Kala itu, BattleEye mengatakan pihaknya memblokir sekitar 6.000 sampai 13.000 pemain setiap harinya, dikutip detikINET dari Polygon, Selasa (6/2/2018).

Jika angka bulan Januari ini akurat, maka tingkat blokir tembus 33.700 per hari. Atau mencapai satu setiap 2,56 detik. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed